This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label politics. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label politics. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Mei 2025

Momen Berkesan Pramono Anung "Salami" Warga Jakartaan Selama Open House Lebaran

JAKARTA, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyelenggarakan acara buka pintu di kediamannya yang terletak di Jalan Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.

Rapat terbuka ini dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi awal yang ditujukan bagi pegawai pemerintah Provinsi DKI Jakarta beserta keluarganya, dan sesi berikutnya untuk publik secara luas.

Warga terlihat mengantri untuk berjabat tangan dengan Pramono Anung yang ditemani oleh putrinya selama acara open house yang diselenggarakan di area depan kediaman resmi gubernur.

Pramono menginginkan bahwa lewat acara open house ini, dia bisa bertemu dan bercerita dengan penduduk Jakarta serta menangkap aspirasi dan pandangan yang mereka miliki.

#lebaran #openhouse #jakarta #idulfitri

Serunya Open House Pertama Prabowo di Istana Negara

Setelah menunaikan shalat Idul Fitri, Presiden Prabowo Subianto menyelenggarakan acara buka puasa terbuka di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Di tempat kejadian, berbagai petinggi instansi pemerintahan serta menteri dari Kabinet Merah Putih terlihat hadir di Istana Kepresidenan guna bertemu silaturahmi dengan Prabowo.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di tempat bersama istrinya, Selvi Ananda, serta kedua anaknya, Jan Ethes dan La Lembah. Sebelumnya, Gibran dan keluarganya telah menyapa Prabowo dengan cara bersalaman.

Setelah Gibran dan keluarganya, Prabowo bersalaman dengan Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla beserta istri Mufidah Kalla. Prabowo juga terlihat berbincang sejenak dengan JK dan Mufidah Kalla, kemudian bersilaturahmi dengan pejabat lainnya.

Beberapa pejabat lain yang telah melakukan silaturahmi Lebaran dengan Prabowo antara lain Menko Politik dan Keamanan Budi Gunawan, Menteri HAM Natalius Pigai, serta Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) bersama istrinya.

Hadir pula Luhut Binsar Pandjaitan beserta istri, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang beserta keluarga, dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia beserta keluarga.

Tak hanya itu, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga hadir. Didampingi putranya yang juga Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan adiknya Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) beserta keluarga, SBY dan keluarganya kompak memakai busana berwarna biru.

Tak hanya itu, hadir pula Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Gubernur DKI Pramono Anung.

Titiek dan Didit Berekonsiliasi dengan Prabowo di Istana Merdeka

Prabowo yang mengenakan blazer berwarna abu-abu nampak sedang menyapa para tamu undangan guna silaturahmi. Ia lebih dahulu bertemu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beserta istrinya Selvi Ananda dan kedua putranya, yaitu Jan Ethes dan Le Lembah.

Selanjutnya, Prabowo menyambut Wakil Presiden ke-10 dan juga yang ke-12 yaitu Jusuf Kalla bersama dengan istrinya, Mufidah Kalla.

Setelah berbicara sejenak dengan JK, tidak lama kemudian didampingi oleh putra Prabowo yaitu Didit Hediprasetyo beserta Titiek Soeharto yang memasuki ruangan.

Didit yang menemani Titiek berjalan menuju Prabowo dan menyambutnya dengan berjabatan tangan. Sesudah bertukar salam dengan Prabowo, Titiek segera pergi ke kamar lain, sedangkan Didit tetap di sisinya untuk membantu Prabowo dalam bersalam-salaman dengan para petinggi lainnya.

Sejumlah pejabat negara hadir untuk bersilaturahmi dengan Prabowo. Di antaranya Menlu Sugiono, Luhut Binsar Pandjaitan, hingga Menko PMK Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Momen Didit Jadi Fotografer Dadakan Prabowo saat Open House di Istana

Dalam kesempatan itu, Putra Prabowo, yaitu Didit Hadiprasetyo juga hadir bersama. Beberapa petinggi nampaknya terlihat sedang bercengkrama dan tertawa-tawa dengan Prabowo yang memakai kemeja lengan pendek warna abu-abu pada saat itu.

Terdapat saat-saat menarik di acara itu ketika Didit dengan cepat merubah diri menjadi seorang fotografer spontan guna memotret para tamu bersama sang ayah.

Didit tampak sigap menawarkan dirinya sebagai fotografer dadakan apabila ada pejabat yang mau berfoto bersama Prabowo. Tindakan serupa pun diambilnya saat Wamen Komdigi, Angga Raka Prabowo, berkunjung ke rumah Prabowo beserta keluarganya dalam rangka silaturahmi.

Angga tampak membungkuk hormat kepada Prabowo sebelum mereka bertukar ucapan yang hangat. Setelah itu, Didit secara sukarela mengambil alih ponsel Angga guna memotret Angga bersama keluarganya dan Prabowo.

Ketika Tamu dengan Kecacatan Menghadiri Acara Terbuka di Istana dan Meminta Pertolongan Prabowo untuk Menemukan Anaknya

Seseorang dengan disabilitas diberi kehormatan khusus saat perayaan Lebaran kali ini. Dia terpilih sebagai salah seorang undangan yang menghadiri acara buka puasa bersama Presiden Prabowo di Istana Negara pada hari pertama Idul Fitri, Senin (31/3).

Seorang wanita bernama Hana memiliki tujuan tertentu yang dia inginkan untuk disampaikan kepada pemimpin nasional selama acara buka pintu rumahnya. Dia berdoa agar Prabowo dapat menolongnya bertemu dengan putranya yang tinggal di panti asuhan.

"Sebenarnya tujuan utama saya datang bukan hanya untuk acara pembukaan rumah ini, tetapi juga ingin menyampaikan beberapa ucapan kepada Bpk. Presiden," ujar Hana sambil menahan air matanya ketika diwawancarai oleh Amoeblog.

Hanya Hana yang bersedia mengantri demi bertemu Prabowo dan mengaku bahwa dia harus berpisah dari anaknya lantaran masalah finansial.

"Terkadang aku merasakan kesedihan hidup di Jakarta, terutama saat mencari pekerjaan itu susah payah, mereka hanya membutuhkan orang-orang yang masih muda, berpendidikan tinggi, dan cantik. Lalu bagaimana dengan diriku dan kawan-kawanku?" tuturnya.

Ketika Prabowo Memilih Berbincang Secaralangsung dengan Warga yang Menanti dalam Acara Pembukaan Rumah Terbuka di Istana

Adegan menarik terjadi ketika Presiden Prabowo Subianto membuka Istana Kepresidenan untuk acara open house Lebaran tahun 2025. Sebelumnya, dia menyambut para pejabat dan warga di dalam istana Merdeka, namun kali ini ia lebih memilih mendekati masyarakat secara langsung.

Prabowo yang ditemani oleh anaknya Didit Hediprasetyo mengendarai mobil golf menuju tenda besar dijadikan sebagai area pertemuan bagi warga setempat.

Setibanya di tenda, kehadiran Prabowo menyebabkan sambutan penuh semangat dari para pendukungnya. Penduduk setempat tampak amat bergembira bisa bertemu langsung dan berbincang dengan Prabowo secara personal.

Prabowo tampak bergerak perlahan mendekati barisan warga yang berdiri rapi. Dia juga tidak segan menanggapi permintaan foto bersama dengan para pendukungnya.

Seorang penduduk bernama Andi menyatakan telah mengantri untuk memasuki Istana setelah menunaikan salat Idul Fitri. Dia juga mengajak serta keluarganya.

"Rencananya untuk bertemu presiden dalam acara open house. Ini karena pertama kalinya Bapak Prabowo menjadi presiden," jelasnya pada hari Senin (31/3).

Prabowo juga tampak bercengkerama sejenak dengan beberapa warga. Ia bahkan kelihatan gembira saat menyaksikan masyarakat yang mengajak serta buah hatinya, terutama bayi dan balita.

Ketika Prabowo Ditunggu Menari Velocity Oleh Jurnalis Istana

Ada momen menarik antara Presiden Prabowo Subianto dan wartawan Istana saat Istana Kepresidenan dibuka untuk open house.

Usai menghampiri langsung masyarakat dan bersilaturahmi dengan mereka, Prabowo kembali masuk ke dalam ruang kredensial Istana untuk bersilaturahmi dan foto bersama wartawan Istana, Senin (31/3).

Setelah mengambil gambar bersama, jurnalis istana menanyakan kepada Prabowo untuk melakukan gerakan tarian Velocity yang belakangan ini populer di TikTok.

"Kecepatan, Pak. Kecepatan, Pak," kata wartawan tersebut.

Beberapa jurnalis kemudian menunjukkan teknik Velocity. Prabowo nampak mempelajari pergerakan tangan yang diperagakan oleh para jurnalist.

"Setuju," ujar Prabowo seraya meniru gestur tangan sang jurnalis.

Setelah menguji coba teknik Velocity, Prabowo pun berpamitan. Sebelum pergi, ia meluangkan waktu untuk menandatangi kaos yang diminta oleh salah satu jurnalis tersebut.

Prabowo menutup kunjungan ke jurnalis Istana dengan melakukan gerakan seni bela diri khasnya.

Kebahagiaan Pengemudi Ojek Online Dihadiri oleh Prabowo dalam Acara Halal Bihalal di Istana

Pengendara ojek online (ojol) juga ikut serta dalam acara open house yang diselenggarakan di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari Senin tanggal 31 Maret. Ternyata, sebagian dari mereka telah diundang langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Wulan, seorang driver ojek online wanita, menyampaikan hal tersebut saat tiba di istana bersama para drivewr ojek online wanita lainnya. Mereka semua hadir memakai jaket khas ojek online berwarna hijau.

"Alhamdulillah dipanggil oleh Bapak Presiden. Itu suatu kehormatan yang besar," kata Wulan.

Apalagi, lanjut Wulan, Prabowo menyetujui memberikan Bonus Hari Raya (BHR) bagi para pengemudi ojol. Ia berharap agar pengemudi ojol lebih diperhatikan ke depan.

“Harapannya, ya, mudah-mudahan presiden bisa memperhatikan rakyatnya,” kata dia.

Pengemudi ojol lainnya, Alam dan Agus, mengaku senang dapat bertemu Prabowo dari dekat untuk pertama kalinya.

“Wah, gembira banget. Senang sekali momen pertama enggak pernah terlewatkan, baru di era Pak Prabowo,” kata Alam dan Agus.

Ruben Onsu Mengumumkan Kepada Publik: Saya Telah Menjadi Mualaf, Temukan Ketentraman Hati

Amoeblog , Jakarta - Di awal Hari Pertama Lebaran 1446 H, sang pembawa acara terkenal tanah air, Ruben Onsu Menginformasikan keputusannya untuk menjadi Muslim, Ruben menyampaikan berita tersebut melalui sebuah video yang dia posting di akun Instagram pribadi miliknya pada hari Senin, tanggal 31 Maret 2025. Video tersebut menunjukkan momennya ketika ia bersaksi dua kalimat shahada dan mendapatkan pelajaran tentang bagaimana melakukan sujud dari Habib Usman bin Yahya. Menurut pernyataan Ruben, langkah ini merupakan hasil pertimbangan panjang dan tidak segera dibuat.

"Ruben menyatakan bahwa dia telah merenungi suatu keputusan penting selama bertahun-tahun dan akhirnya mencapai kedamaian baru," demikian tertulis dalam postingan tersebut. Menurut Ruben, ini adalah hasil dari proses pengkajian jangka panjang. Dia juga mohon maaf atas keterlambatan dalam memberitahu publik tentang hal ini karena dirinya tengah berkonsentrasi pada ibadah.

Keputusan Hidup Ruben Onsu, Bukan Paksaan

Ruben, yang dulunya adalah pemeluk agama Kristen, dalam postingan itu dia juga menyatakan keputusan dirinya untuk menjadi mualaf Tidak berhubungan dengan masalah keluarga atau tekanan dari pihak lain. "Sebagai manusia saya yang tak luput dari salah, dan terus berusaha memperbaiki ke depan untuk bisa menjadi lebih baik. Semua keputusan ini sudah saya pikirkan lama, dan tidak ada kaitannya dengan rumah tangga yang pernah saya jalani. Ini bukan karena paksaan siapa pun," tulisnya.

Pria dengan nama sebenarnya Ruben Samuel Onsu tersebut juga berpesan permintaan maaf kepada masyarakat apabila sewaktu-waktu terdapat kata-kata atau perbuatannya yang tidak menyenangkan. "Semoga saya bisa istiqamah, dan lewat tulisan ini saya meminta maaf kepada siapa pun jika ada perkataan dan tingkah laku saya selama ini," ungkapnya melanjutkan.

Dukungan dari Teman-Teman Muslimah/Muslim

Putusan Ruben pun mendapatkan sambutan positif dari beberapa temannya. Dia sangat menghargai Lesti Kejora serta Kartika Putri yang dikatakannya sudah menjadi pendamping dalam perjalanannya menuju hijrah. "Terima kasih untuk @lestikejora yang dari awal tak henti menyemangati saya dalam berproses. Juga pendengar yang baik dan memberikan jawaban-jawaban yang baik tanpa menyakiti orang lain," tulis Ruben.

Ruben juga mulai membagikan aktivitasnya setelah resmi menjadi seorang Muslim. Dalam unggahan Instagram Story, ia terlihat melaksanakan salat Idul Fitri bersama Ivan Gunawan. Ivan, melalui Instagramnya juga mengunggah kebersamaan mereka dengan menuliskan pesan, "Hidayah adalah milik Allah, Allah tahu siapa yang layak mendapatkannya dan Allah akan memberikan hidayah kepada setiap hamba-Nya yang berusaha ingin mencarinya."

Selasa, 29 April 2025

Alasan Menteri Keuangan Sri Mulyani Tidak Memberikan THR kepada Anak dan Cucunya Saat Lebaran

Amoeblog Menteri Keuangan Sri Mulyani sebenarnya tidak memberikan THR kepada anak-anak dan cucunya saat Lebaran kali ini.

Sri Mulyani pun menjelaskan sebabnya ia tidak memberikan tunjangan hari raya (THR) untuk keluarganya.

Diketahui, memberi THR menjadi tradisi yang biasa dilakukan masyarakat Muslim di Indonesia.

Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dijalankan pada saat peringatan Hari Raya Idul Fitri.

Ternyata Sangat Pantas Inspektorat Campur Tangan, Kepala Desa yang Meminta THR Sebesar Rp 165 Juta kepada Wirausahawan Sekarang Menyesal Berat

Biasanya, THR diserahkan kepada keluarga besar, tetangga, atau orang yang dikenal sebagai wujud bagi-bagi keberkahan rejeki.

Akan tetapi, di ranah dunia kerja, THR pun disediakan oleh emploer kepada karyawannya ketika mendekati hari raya Idul Fitri.

Walau begitu, sesungguhnya memberikan Tunjangan Hari Raya kepada keluarga, tetangga, atau kenalan tidak merupakan sebuah kewajiban.

Tidak terdapat dampak apapun bagi orang yang tidak mengeluarkanTHR.

Hal ini juga yang dilakukan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Bendahara negara itu tidak memiliki kebiasaan di keluarganya untuk memberi THR saat Idul Fitri.

Oleh karenanya, Sri Mulyani tidak memberikan THR kepada anak dan cucunya saat Lebaran kali ini.

Karena itu, ia berpendapat bahwa merayakan Idul Fitri hanya perlu dilakukan dengan mendoakan keturunannya.

"Kalau cucu-cucu mah enggak (memberikan THR) biasanya. Kalau ke anak, doa aja biasanya," ujarnya saat ditemui di Ditjen Pajak, Jakarta, Senin (31/3/2025).

Meski demikian, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini tetap menjalankan tradisi mudik ke kampung halaman untuk menjalin silaturahmi dengan keluarga besar.

Saat petang hari ini, menurut Sri Mulyani, dirinya bersama keluarganya akan pulang kampung menuju Semarang, Jawa Tengah.

Dia berencana untuk mengunjungi makam keluarga pada kesempatan ini selain bertemu dan merayakan kemesraan dengan kerabatnya.

Perlu diingat bahwa nyekar adalah kebiasaan mengunjungi makam yang sering dikerjakan oleh warga negara Indonesia sebelum bulan Ramadhan atau Idul Fitri.

Kepercayaan ini dimaksudkan sebagai doa bagi keluarga yang sudah tiada.

"Insyallah nantinya setelah magrib saya akan pergi ke Semarang. Besok kita bersama-sama menyemai makam," katanya.

Setelah menunaikan salat Idul Fitri di Masjid Salahuddin yang terletak di kantor Ditjen Pajak, Jakarta, dia kemudian berangkat untuk melakukan perjalanan pulang ke kampong halamannya. Selain itu, ia juga menghadiri acara pembukaan rumah oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta.

"Insha Allah menuju Istana, biasanya memulai pukul 9. Semoga sebelum pukul 9 dapat sampai di Istana," katanya.

Perlu dicatat, pada awal hari ini Sri Mulyani menjalankan ibadah salat Idul Fitri di Masjid Salahuddin yang terletak dalam kompleks Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta Selatan.

Pada kesempatan tersebut, Sri Mulyani didampingi oleh keluarganya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu, serta sejumlah pejabat eselon I dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu), termasuk Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo.

Menurut laporan dari Kompas.com, Sri Mulyani tiba di Masjid Salahuddin pada kira-kira pukul 06.40 WIB bersama dengan suami yaitu Tonny Sumartono, beserta anak dan cucunya.

Artikel ini sudah dipublikasikan di Kompas.com

Senin, 28 April 2025

Apa Arti Mudik dan Sejarahnya?

Mudik adalah suatu tradisi yang erat hubungannya dengan budaya di Indonesia, khususnya ketika menyongsong moment bersejarah seperti Idul Fitri. Aktivitas tersebut tidak hanya melibatkan perpindahan fisik pulang ke tempat asal, namun juga membawa nilai signifikan berkaitan dengan tali silaturrahmi keluarga serta perasaan rindu pada kenangan masa lampau.

Selama masa mudik, terdapat pelajaran menarik mengenai etymologi istilah tersebut, evolusi adat istiadatnya, serta maksud di balik acara ini. Penduduk Indonesia penuh semangat merayakan periode mudik saat para migran dari seluruh wilayah mempersiapkan diri mereka untuk kembali ke tempat kelahiran.

Berikut Amoeblog merangkum penjelasan kepanjangan Mudik Lebih rincian lagi nih. Ayo kita simak informasinya!

1. Asal kata Mudik

Mudik berasal dari kata Jawa ngoko dan adalah akronim dari 'mulih dhisik,' yang artinya 'balik lagi' atau 'kembali ke rumah'. Pada awalnya, ungkapan ini tidak terutama dikaitkan dengan perayaan Lebaran, walaupun saat ini lebih umum digunakan dalam hubungan dengan momen itu.

Secara umum, istilah Mudik bermula dari perkataan 'udik', yang merujuk pada kampung halaman atau desa, sebaliknya dengan konsep kota. Dengan bertambahnya waktu, pengertian Mudik terus berkembangan dan lebih banyak dipakai untuk mendeskripsikan tindakan orang-orang migran yang pulang menuju tempat asal mereka.

Kini masyarakat seringkali menyambungkan konsep mudik langsung dengan pergi ke tempat kelahiran atau rumah orang tua mereka, terlebih saat-saat istimewa seperti ketika hari besar datang.

2. Asal-usul Mudik di Indonesia

Tradisi mudik di Indonesia berawal pada era 1970-an saat Jakarta jadi destinasi primadona untuk banyak individu yang menginginkan peluang kerja serta gaya hidup yang lebih berkualitas. Aliran migrasi warga dari pedesaan menuju perkotaan—yang biasanya disebut sebagai proses urbanisasi—membangkitkan rasa rindu para perantau terhadap tanah kelahiran mereka.

Peningkatan urbanisasi terus berlanjut sejak masa kemerdekaan Indonesia, dengan banyak warga meninggalkan desa menuju pusat-pusat perkotaan utama mencari peluang hidup lebih baik. Orang-orang yang menetap di Jakarta serta wilayah lain kerapkali bermimpi bisa pulang ke tempat kelahiran mereka dalam periode-periode spesifik tersebut; praktik itu populer disebut sebagai mudik.

3. Tujuan Mudik

Mudik memiliki berbagai tujuan yang sangat penting bagi para perantau. Salah satu alasan utama adalah menjalin tali persaudaraan dengan orangtua, kerabat, dan tetangga. Kegiatan ini menjadi momen spesial untuk mengunjungi orang-orang terkasih dan berbagi kisah serta pengalaman selama merantau di kota.

Di samping itu, mudik juga bertujuan untuk membagikan rejeki kepada keluarga yang ada di tempat asal. Sering kali para perantau akan mengangkat beban atau memberikan hadiah kepada kerabatnya seolah-olah menjadi bentuk ucapan terima kasih.

Nah, itulah penjelasan terkait kepanjangan Mudik Yang perlu diingat. Mudah-mudahan informasi ini bisa berguna bagi Anda, Bu.

  • Tarif Tol Diskon 20% selama Mudik Lebaran 2025
  • Kapan Puncak Arus Mudik Lebaran 2025?
  • Jadwal One Way Mudik 2025, Lengkap dengan Titik Lokasi dan Jamnya

Kamis, 24 April 2025

Hasil Penuh dan Klasemen Liga Italia - Jay Idzewicz & Timnya Kesulitan Lindungi Diri dari Zona Degradasi, Lazio Tertinggal di Balik Geng Eropa

Jay Idzes dan Venezia belum dapat melupakan zona degradasi, sementara Lazio kandas di luar kelompok Eropa.

Serires musim ke-30 Liga Italia 2024-2025 berakhir pada Senin (31/3/2025) dengan mempertunjukkan dua pertandingan.

Pertandingan pembuka menampilkan laga seru antara Berona melawan Parma.

Bermain di Stadion Marcantonio Bentegodi, kedua klub tersebut harus puas berbagi angka usai menyelesaikan laga tanpa gol dan hasil imbang 0-0.

Hasil tersebut menjadikan Parma berada di posisi ke-16 tabel dengan koleksi 26 poin.

Mereka hanya berjarak tiga angka dari Empoli yang menduduki tangga ke-18 atau batas masuk area degradasi.

Adapun Verona menghuni peringkat ke-14 (30).

Di pertandingan lainnya, Lazio gagal masuk posisi enam besar atau zona kompetisi Eropa setelah ditahan imbang Torino.

Bermain di kandang sendiri, Stadio Olimpico, Le Aquile bermain seri 1-1 dengan tamu dari Turin.

Sebenarnya, Lazio telah memimpin lebih dahulu melalui tendangan Adam Marusic ketika pertandingan mencapai menit ke-57.

Menjelang rehat, tepatnya menit ke-82, gol Gvidas Gineitis menyelamatkan poin bagi Torino.

Akibat seri tersebut, Lazio tetap tidak bergeming di peringkat tujuh dengan 52 angka.

Dua hari sebelumnya, tim Venezia yang dipersenjatai oleh Jay Idzes harus mengakui kekalahannya dengan skor 0-1 ketika menyambut kedatangan Bologna.

Riccardo Orsolini mencetak gol unik yang menyebabkan tim tuan rumah terpukau di hadapan penonton mereka sendiri.

Akibat hasil minor di kandang sendiri, Venezia semakin sulit untuk meninggalkan zona degradasi.

Jay dan kawan-kawannya menduduki peringkat ke-19 dengan total 20 poin.

Venezia ketinggalan lima gol dari Lecce yang berada di posisi ke-17 atau tepat di zona degradasi.

Hasil lengkap Liga Italia:

Komos 1-1 Empoli (Anastasios Douvikas 61'; Christian Kouame 75')

Venezia 0-1 Bologna (Riccardo Orsolini 49')

Juventus 1-0 Genoa (Kenan Yildiz 25')

Lecce 0-1 Roma (Artem Dovbyk 80')

Cagliari 3-0 Monza (Gol Nicolas Viola pada menit ke-49, Gianluca Gaetano di menit ke-73, dan Zito Luvumbo di masa tambahan babak kedua yang berakhir saat menit ke-90)

Fiorentina 1-0 Atalanta (Moise Kean 45')

Inter Milan 2-1 Udinese (Marko Arnautovic 12', Davide Frattesi 29'; Oumar Solet 71')

Napoli 2-1 AC Milan (Matteo Politano 2', Romelu Lukaku 19'; Luka Jovic 84')

Verona 0-0 Parma

Lazio 1-1 Torino (Adam Marusic 57'; Gvidas Gineitis 82')

Klasemen Liga Italia klik di sini

Selasa, 22 April 2025

Dedi Mulyadi Bicara Anggaran Untuk Rakyat: Pertanggungan Jiwa di Akhirat!

Amoeblog

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong semua pejabat pemerintah dalam wilayahnya agar menyadari pentingnya manajemen anggaran yang berfokus pada kesejahteraan rakyat.

Itu dibahas oleh Dedi ketika memberikan pidatonya di depan ribuan jamaah yang sedang shalat Idul Fitri 1446 Hijriyah di Lapangan Gasibu, Bandung, pada hari Senin (31/3/2025).

"Kini diperlukan manajemen keuangan pemerintah yang akan diminta pertanggungjawaban-nya. Sebab nanti di akhirat pun akan ditanyakan hal tersebut," demikian tutur Dedi seperti dilansir Antara.

Gagal sebagai seorang pemimpin negeri apabila masih ditemui adanya gelandangan di persimpangan jalan raya, balita tanpa kedua orangtuanya belum mendapatkan kesempatan untuk menuntut ilmu, keluarga kurang mampu dengan hunian rawan runtuh, dan individu mengakhiri hidup lantaran kesusahan membayar hutang fintech.

Dia juga mendorong semua pemangku kepentingan pemerintahan, termasuk bupati/wali kota, kepala desa, serta lurah agar bersama-sama membentuk kesadaran tersebut.

Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, menurut Dedi, adalah kesempatan baik bagi seluruh pihak untuk memulai sesuatu. Menurutnya, ketaqwaan seorang pemimpin dapat dilihat dari senyuman masyarakatnya.

"Marilah kita menjadikan 1 Syawal kali ini sebagai pengingat bersama akan ritual dan aspek spiritual," katanya.

Mantan Bupati Purwakarta tersebut juga menyampaikan permintaan maaf jika pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat hingga saat ini mungkin belum menunaikan semua tanggung jawabnya dalam mendukung mereka yang memerlukan bantuan.

Dia berharap bahwa dengan munculnya kesadaran bersama tentang manajemen keuangan yang bertanggung jawab dan mendukung rakyat, hal ini akan memberikan dampak positif dan konkret kepada penduduk Jawa Barat.

Senin, 21 April 2025

Hari Ini: Aturan Kendaraan Ganjil Genap di Jakarta Sementara Dihentikan

JAKARTA, Amoeblog - Pelaksanaan kebijakan kendaraan berbasis angka ganjil-genap di DKI Jakarta dibatalkan pada Selasa (1/4/2025), dikarenakan adanya liburan nasional untuk peringatan Hari Suci Nyepi tahun baru Saka 1977 dan juga hari raya Idul Fitri 2025.

Dikutip dari akun Instagram resmi @dishubdkijakarta pada Senin (1/4/2025), diumumkan bahwa kebijakan ganjil-genap di Jakarta ditangguhkan mulai Jumat (28/3/2025) sampai dengan Senin (7/4/2025).

Terkait dengan liburan dan cuti bersama untuk Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1977 serta Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah dari tanggal 28 Maret hingga 7 April 2025, aturan ganjil genap di Jakarta tidak berlaku. tulis unggahan tersebut.


Berikut adalah paragraf hasil pengubahannya:
Penolakan penerapan sistem plat ganjil-genap di DKI Jakarta merujuk kepada Pasal 3 ayat (3) dari Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2019, yang menyatakan bahwa "Sistem kendaraan bermotor alternatif berdasarkan nomor polisi ganjil atau genap tidak akan dipakai pada hari Sabtu, Minggu serta tanggal-tanggal libur nasional seperti yang telah disahkan melalui Keputusan Presiden."

Bukan hanya itu saja, para pemakaian jalan diminta agar terus mengutamakan keamanan dan menaati petunjuk traffic sign ketika sedang mengemudi.


Berikut adalah 25 lokasi jalur ganjil-genap di Jakarta sebagai informasi terkini:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
Mohon diperhatikan bahwa daftar tersebut bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah setempat.

  1. Jalan Pintu Besar Selatan
  2. Jalan Gajah Mada
  3. Jalan Hayam Wuruk
  4. Jalan Majapahit
  5. Jalan Medan Merdeka Barat
  6. Jalan MH Thamrin
  7. Jalan Jenderal Sudirman
  8. Jalan Sisingamangaraja
  9. Jalan Panglima Polim
  10. Jalan Fatmawati mulai dari persimpangan Jalan Ketimun hingga ke Jalan TB Simatupang
  11. Jalan Suryopranoto
  12. Jalan Balikpapan
  13. Jalan Kyai Caringin
  14. Jalan Tomang Raya
  15. Jalan Jenderal S Parman
  16. Jalan Gatot Subroto
  17. Jalan MT Haryono
  18. Jalan HR Rasuna Said
  19. Jalan D.I Pandjaitan
  20. Jalan Jenderal A. Yani
  21. Jalan Pramuka
  22. Jalan Salemba Raya di sebelah Barat, sedangkan di timurnya berawal dari Persimpangan Jalan Paseban Raya hingga jalan Diponegoro.
  23. Jalan Kramat Raya
  24. Jalan Stasiun Senen
  25. Jalan Gunung Sahari

Richard Sualang Ikuti Gubernur Sulut Sholat Idul Fitri di Masjid Ahmad Yani Manado

Amoeblog Wawali Manado Richard Sualang turut mendampingi Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus dan Wagub Victor Mailangkay dalam Salat Ied di Mesjid Raya Ahmad Yani, Manado, Senin (31/3/2025).

Berdasarkan pengamatan dari tribunmanado.com, Richard tampil dengan menggunakan batik serta kopiah.

Dia duduk di baris depan sebelah Victor.

Setelah Shalat, Richard bersama Yulius dan Victor menyapa umat Muslim melalui sambutan tangan.

Ternyata banyak yang sudah familiar demgan Richard.

Salam pembuka dilakukan dengan cara yang hangat serta akrab.

Banyak orang pula yang melakukan selfie serta mengambil gambar bersama dengan Richard.

Wawali Manado Richard Sualang mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri kepada umat Islam di kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Saya Richard Sualang Wakil Walikota Manado dan dari keluarga Sualang Mawardi mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri, Minal Aidin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin," kata dia Minggu (30/3/2025).

Richard menyebutkan bahwa Idul Fitri merupakan waktu di mana hati menjadi bersih kembali.

Dosa luruh dalam maaf.

"Dan harapan mulai tumbuh lagi," ujarnya.

Selama bulan Ramadhan, Pemerintah Kota Manado secara teratur menggelar acara Safari Ramadhan.

Wakil Walikota Manado Andrei Angouw, Wakil Wali Kota Richard Sualang, dan Sekretaris Daerah Manado Micler Lakat berkeliling mesjid di Manado guna menjalin silaturahmi dengan masyarakat Muslim setempat.

Safari Ramadan terasa hening dan dipenuhi semangat saling menerima perbedaian. Selain itu, Pemerintah Kota Manado menyelenggarakan bazar hemat sepanjang bulan puasa ini.

Warga pun sangat terbantu dengan pasar murah karena harga barang sangat murah. (Art)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Kades di Bogor minta THR Rp 165 Juta, Dedi Mulyadi: Waktunya Hukum pada Preman yang Mengintimidasi

Amoeblog Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menganggap bahwa langkah keras diperlukan terkait dengan permintaan Kepala Desa Klapanunggal dari Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk menerima tunjangan hari raya sebesar Rp 165 juta dari sebuah perusahaan.

"Sama seperti perlakuannya yang mirip dengan para preman di Bekasi, kepolisian seharusnya turun tangan. Bukankah preman-preman di Bekasi telah ditahan? Mengapa kepala desa tidak mengikuti hal serupa? Apalagi jika ia mengetahui adanya instruksi tersebut dan berperilaku sebagai pelaku yang pantas mendapat grasi. Tindakan ini termasuk pelanggaran hukum sehingga tak cukup hanya diberi pembinaan; dibutuhkan langkah tegas," ungkap Dedi saat berkunjung ke Bandung pada hari Minggu, 30 Maret 2025, sesuai kutipan tersebut. Antara .

Dedi mengatakan bahwa perbuatan Kepala Desa Klapanunggal harus ditangani lebih serius daripada sekadar meminta maaf.

Menurut dia, perlu adanya tindakan hukum untuk mencegah hal seperti itu berulang dan memberi dampak penegakan hukum yang kuat.

"Secara otoritas dan wewenang, surat keputusan kepala desa tersebut dikeluarkan oleh bupati, sehingga bupati memiliki tanggung jawab dalam hal pembinaan kepala desa. Namun, jika dari segi aspek kepala desa mengabaikan perintah gubernur, ini merupakan kesalahan yang tak dapat dimaafkan," ujarnya.

Viral Surat Permintaan THR

Sebelumnya, sebuah surat bertandatangan kepala desa dari Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Dalam surat itu, Kepala Desa Klapanunggal, Ade Endang Saripudin, diduga meminta THR beserta berbagai keperluan lain dengan total Rp 165 juta kepada perusahaan di wilayahnya.

Pada surat yang ditulis tanggal 12 Maret 2025, Ade meminta izin untuk menerima Tunjangan Hari Raya ke pihak manajemen perusahaan karena akan merayakan Idul Fitri 1446 Hijriah.

Kami sangat mengharapkan partisipasi bapak/ibu pemimpin perusahaan guna mendukung program penyediaan fasilitas bagi peralatan dan staf desa di Klapanunggal, Tuliskan nama Ade di dalam surat itu.

Selain surat permintaan THR, beredar pula undangan acara halalbihalal yang akan diselenggarakan di Kantor Desa Klapanunggal pada Jumat (21/3/2025).

Ade tercatat sebagai ketua pelaksana acara tersebut.

Setelah pesan itu menyebar luas secara online, Ade Endang Saripudin mengungkapkan permohonan maafnya lewat halaman resmi Pemkab Bogor.

Ia berdalih surat tersebut hanya bersifat imbauan dan meminta para pengusaha untuk mengabaikannya.

"Saya mengaku salah dan memohon maaf kepada para pihak yang merasa kurang berkenan," ujar Ade dalam video yang dibagikan pada Sabtu (29/3/2025).

Ia juga berjanji untuk menarik kembali surat yang telah beredar luas di masyarakat.

Minggu, 20 April 2025

Petani Menang, Bulog Kesal? Polemik Baru Soal Kebijakan Pembelian Beras

Oleh: Entang Sastraatmadja - Ketua Dewan Penasihat DPD HKTI Jawa Barat

Pada suatu perbincangan pendek yang terjadi di kalangan analis ketahanan pangan dalam satu kedai kopi, timbullah pertanyaan tentang kemungkinan Perum Bulog akan mengalami kendala karena adanya keputusan untuk membeli hasil panen padi dari petani tanpa menggunakan tabel rafaksi.

Mempertimbangkan untuk melepaskan para petani menjual beras kering hasil panen tanpa membatasi tingkat kelembaban atau persyaratan tentang jumlah kosong mungkin bisa menyebabkan tantangan di kemudian hari, terutama apabila petani belum bersiap dengan adanya aturan tersebut.

Ketentuan tersebut dijabarkan melalui Surat Keputusan Lembaga Pangan Nasional Nomor 14/2025. Berdasarkan regulasi ini, para petani berhak menjual beras kering dengan tarif Harga Pokok Penjualan sebesar Rp 6.500,- per kilogram tanpa terikat pada batasan persyaratan kelembaban tidak lebih dari 25% atau tingkat kosong tidak melewati angka 10%.

Seberapa pun banyak air atau gaban kosong yang ada, Bulog tetap diwajibkan untuk membeli dengan harga Harga Pokok Produksi (HPP). Ini berarti bahwa bahkan jika padi belum kering sepenuhnya, Bulog harus menerimanya. Namun, pertanyaan utamanya adalah: Mengapa keputusan seperti itu dibuat tanpa adanya sosialisasi sebelumnya?

Lebih baik jika pemerintah menginformasikan kebijakan tersebut lebih dini supaya para petani dapat mempersiapkannya. Sistem Harga Gabah Tunggal (SHG) sebetulnya memiliki berbagai manfaat untuk kalangan pertanian.

Pertama, stabilitas harga beras memberikan kesempatan bagi para petani untuk meramalkan penghasilan mereka secara efektif. Kedua, upah yang diterima oleh para petani naik seiring dengan peningkatan dan kelangsungan harga tersebut. Ketiga, Kelompok Simpan Pinjam (SHG) membantu dalam menekan potensi rugi disebabkan perubahan harga yang tidak terduga. Keempat, aturan ini mendorong adanya keseimbangan diantara hargai petani, pedagang, serta pembeli atau konsumen.

Kelima, para petani dapat menghemat biaya produksi dengan menghilangkan kebutuhan untuk pengeringan beras atau pembuangan dedaunan. Keenam, prioritas petani bisa difokuskan pada peningkatkan mutu beras. Ketujuh, SHG membantu meredakan fluktuasi harga serta melawan tekanan tengkulak yang biasanya menurunkan nilai jual karena harga pokok telah diatur oleh pemerintah.

Namun, kebijakan ini juga memiliki kelemahan. Petani kehilangan kebebasan menjual gabah ke pihak lain dan tidak bisa menentukan harga sendiri. Selain itu, administrasi SHG membutuhkan biaya lebih besar.

Masalah

Untuk Bulog, membeli padi mentah tanpa menggunakan tabel refaksi dapat menyebabkan tantangan. Tanpa batasan terkait tingkat kelembaban dan kerucut, proses penimbunan dalam gudang cenderung menghadapi beberapa kesulitan. Meskipun demikian, bahkan ketika ada standar yang ditetapkan, permasalahan tersebut tetap saja sering timbul.

Membeli gabah tanpa syarat kadar air dan kadar hampa serta wajib menyerapnya dapat menyulitkan Bulog dalam pengelolaan stok, terutama jika gabah yang diterima termasuk "gabah basah."

Mencegah kegagalan dalam penyimpanan sangat krusial, terlebih lagi karena beras yang ditampung nantinya akan jadi stok makanan nasional. Kejadian beras berkutu di gudang Bulog Yogyakarta membuktikan hal tersebut dapat mengundang sorotan publik, apalagi kalau diketemukan oleh seorang anggota DPR.

Agar Bulog tidak mengalami kesulitan menyimpan gabah basah, perlu dilakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Pengeringan. Bulog harus mengeringkan gabah basah untuk mengurangi kadar airnya, baik dengan mesin pengering maupun penjemuran.
  2. Pembersihan. Bulog perlu membersihkan gabah dari kotoran, hampa, dan benda asing lainnya.
  3. Penyimpanan. Gabah yang telah dikeringkan dan dibersihkan harus disimpan di gudang yang kering dan terlindung dari sinar matahari langsung.
  4. Bulog perlu melaksanakan pemantauan secara rutin untuk memastikan mutu beras selalu terjaga.
  5. Penerapan teknologi. Teknologi terkini untuk proses pengeringan serta penyimpanan perlu dilaksanakan supaya mutu gabah dapat dipertahankan dan langsung disiapkan menjadi beras.

Mengikuti tahapan-tahapan tersebut, Bulog bisa menjamin bahwa beras yang ditampung akan selalu terjaga kualitasnya dan langsung dapat diproses. ***

Disclaimer : Kolom adalah komitmen Pikiran Rakyat menyampaikan pandangan mengenai berbagai topik. Naskah ini tidak merupakan hasil jurnalisme, tetapi pendapat pribadi dari sang pengarang.

Opini: Warga Demikan Janji yang Tertinggal

Oleh: Ernestus Holivil

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik di Universitas Nusa Cendana, Kupang

Amoeblog Retret atau pelatihan untuk para pemimpin daerah di Magelang, Jawa Tengah sudah selesai.

Kepala daerah sekarang sudah bersiap menjalankan tugas mereka di area tertentu guna mengurus pemerintahan serta menerapkan berbagai kebijakan yang pernah disampaikan saat pemilihan. Kini waktunya penduduk mengingati komitmennya tersebut.

Riwayat politik negara kita sudah membuktikan seberapa cepat seseorang berjanji, namun bagaimana kompleksitas mewujudkannya.

Retorika kampanye dipenuhi optimisme, tetapi realitas pemerintahan selalu dihadapkan pada kenyataan lain: kompleksitas birokrasi, tarik-menarik kepentingan politik, hingga kondisi ekonomi global yang sulit diprediksi.

Selama ini, rakyat sudah terlalu sering menjadi saksi dari janji-janji para pemimpin kita.

Tetapi seringkali tak kunjung ditepati. Harapan janji-janji itu sering berubah menjadi sekadar gema samar—terdengar nyaring saat kampanye, tetapi menghilang ketika jabatan resmi diemban.

Masalah utama kita saat ini bukanlah tentang berapa banyak janji yang dibuat oleh para pemimpin, melainkan sejauh mana mereka benar-benar bertanggung jawab dan serius dalam mewujudkannya.

Bukankan memenuhi janji merupakan aspek terpenting dari kepercayaan? Atau jangan-jangan janji hanyalah instrumen politik yang takdirnya tetap sama: mudah dinyatakan dan mudah pula dilupakan?

Politik Janji

Satu permasalahan utama yang sering kembali setelah pemilihan umum adalah adanya politik janji dengan kurangnya pertanggungjawaban. Kondisi seperti ini bukan hanya dialami oleh Indonesia, melainkan juga banyak negara-negara lain yang menjunjung tinggi demokrasi.

Politikus mengerti bahwa keinginan dan harapan masyarakat bisa dimanfaatkan saat pemilihan untuk mendapatkan suport dalam voting.

Mereka berkomitmen untuk membawa perubahan, tetapi begitu terpilih, fokus mereka umumnya berubah.

Bukan lagi kepada rakyat, melainkan kepada kepentingan elit dan kalkulasi politik yang lebih menguntungkan.

Berdasarkan data, gagalnya menjalankan komitmen dalam bidang politik tidak hanya disebabkan oleh kesalahan pribadi, tetapi juga akibat dari sistem yang mengizinkan adanya janji-janji kosong tanpa ada dampak atau hukuman.

Studi dari International Institute for Democracy and Electoral Assistance (IDEA) mencatat bahwa di banyak negara, termasuk Indonesia, kurang dari 40 persen janji kampanye benar-benar diwujudkan.

Faktor utamanya adalah mekanisme pertanggungjawaban (accountability) yang lemah serta kuatnya intervensi oligarki dalam pengambilan keputusan.

Ketika oligarki ini mendominasi, mekanisme pertanggungjawaban menjadi lemah karena pengawasan publik dan Lembaga kontrol dapat dengan mudah ditekan.

Inilah sebabnya mengapa banyak janji kampanye tidak terealisasi—bukan hanya karena ketidakmampuan pemimpin, tetapi karena mereka harus berkompromi dengan kepentingan para pemodal dan elite yang membiayai perjalanan politik mereka.

Kondisi ini diperburuk oleh realitas politik transaksional. Partai-partai yang mengusung kandidat tidak memiliki garis ideologis yang kuat, tetapi beroperasi sebagai kendaraan pragmatis untuk kepentingan kelompok tertentu.

Begitu seorang pemimpin terpilih, ia tidakhanya berhutang janji kepada rakyat, tetapi juga kepada patron politik yang membiayai kampanyenya.

Inilah sebabnya mengapa kebijakan yang lahir pasca pemilu lebih sering mengakomodasi kepentingan elite ekonomi ketimbang menjawab kebutuhan rakyat banyak.

Janji untuk menekan harga kebutuhan pokok, misalnya, sering kali berbenturan dengan kepentingan korporasi besar yang mendominasi sektor pangan dan perdagangan.

Pada tahap ini, Teori Pilihan Publik karya James Buchanan menjadi penting. Buchanan menggarisbawahi bahwa para pelaku politik, sama seperti pemain ekonomi, berperilaku sesuai dengan kepentingan individu maupun kelompok mereka.

Janji politik hanya merupakan taktik untuk memperoleh dukungan pemilih, dan tidak semestinya menjadi kewajiban etis yang mesti dipenuhi.

Mereka menetapkan keputusan yang akan mendatangkan manfaat elektoral tertinggi atau menyegel dukungan politik, walaupun hal itu berlawanan dengan komitmennya sebelumnya.

Kelemahan dalam sistem pengawasan semakin memperparah situasinya. Di dalam sebuah demokrasi yang sehat, peran media dan masyarakat sipil sangat penting karena mereka bertindak seperti "pengawal" agar para pemimpin terus menjalankan tugas dengan baik sesuai aturan.

Akan tetapi, di negeri-negeri dimana kemerdekaan media sering kali dirasuki ancaman atau komunitas lebih condong pada ketidakpedulian, para pemimpin politik dapat leluasa untuk mengelak dari tekanan rakyat.

Pada zaman digital seperti sekarang, propagandan dan penyesuaian opini semakin menjadikan masyarakat kekurangan kemampuan untuk memikirkan secara kritis. Gambaran "penampilan" lebih banyak diterapkan daripada tinjauan yang didasarkan pada fakta mengenai prestasi pemerintahan tersebut.

Yang semakin memprihatinkan adalah adanya siklus ketidakpuasan yang berkelanjutan. Masyarakat yang merasa tidak puas bisa saja mendukung calon-calon baru dalam pemilihan selanjutnya, namun hal ini belum tentu membawa perbaikan secara menyeluruh.

Skemanya akan selalu kembali seperti itu: janji dibuat, harapan disampaikan, namun akhirnya tak ada perubahan.

Apabila politik masih diartikan sebatas pentas drama tanpa adanya proses akuntabilitas yang transparan, kian tidak relevan untuk bertanya "bisakah janji-janjinya dipercaya?", namun lebih mendesak mengingatkan diri sendiri dan sesama warga negara "sampai berapa lama kami akan terus mentolerir hal seperti ini?"

Jujur dan Terbuka

Mau tidak mau, suka tidak suka, para pemimpin terpilih harus konsisten dengan janji kampanyenya. Konsistensi ini bukan hanya sekadar tuntutan moral, tetapi juga fondasi utama kepercayaan publik terhadap pemerintahan.

Saat seseorang menepati janjinya, masyarakat pun merasakan dampak positifnya. Di sisi lain, apabila janji hanyalah omong kosong, keyakinan orang banyak pada para pemimpin tersebut dapat memudar.

Dalam konteks ini, perlu adanya kejujuran dan keterbukaan, serta membiasakan transparansi sejak awal kepemimpinan.

Rakyat harus memiliki akses untuk mengetahui apa yang sudah, sedang, dan akan dilakukan oleh pemimpinnya.

Ini bukan sekadar daftar panjang visi-misi, tetapi peta jalan yang konkret tentang bagaimana sebuah kebijakan akan diwujudkan dalam periode kepemimpinan.

Artinya, sebisa mungkin kemajuan tata kelola pemerintahan dipantau secara transparan oleh publik. Banyak negara demokrasi yang memiliki budaya politik lebih terbuka.

Masyarakat aktif mendiskusikan kebijakan pemerintah dan menagih janji melalui media, forum publik, dan diskusi akademik. Di Indonesia, inisiatif seperti ini harus diperkuat, agar kritik dan evaluasi terhadap pemimpin tidak hanya muncul menjelang pemilu, tetapi menjadi bagian dari

kesadaran politik sehari-hari.

Seorang pemimpin perlu memahami bahwa sebuah janji tak sebatas sebagai instrumen dalam ranah politik saja. Seorang politisi jangan hanya mengutarakan hal-hal yang diinginkan oleh masyarakat, melainkan mereka juga wajib menyusun kebijakan-kebijakan yang bisa dipertanggungjawabkan nantinya.

Masyarakat tak menginginkan sekadar janji, melainkan bukti nyata. Kini saatnya masyarakat menuntut kebenaran dengan menyadari bahwa demokrasi lebih dari sekedar pemilihan; itu pula soal memastikan tanggung jawab yang dipercayakan tidak dibuang-buang. (*)

Simak terus berita Amoeblogdi Google News

Masa Depan Diplomasi Indonesia Ada di Tangan Duta Wanita

Jakarta, IDN Times - Wanita diplomat sering kali dihakimi dengan pandangan setengah hati. Meski demikian, kontribusi wanita-diplomat sungguhlah signifikan dalam menjalankan misi diplomasi negara kita.

Diplomat wanita sering mengemukakan ide tentang pemberdayaan dan kesetaraan dengan tujuan menciptakan perdamaian dunia, serta memastikan terpenuhinya hak-hak asasi manusia. Salah satu teladan dalam hal ini adalah mantan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, yang dikenal sebagai seorang diplomat wanita kuat, bijaksana, dan menjadi role model untuk banyak orang.

Sebenarnya, menjadi diplomat itu tidaklah gampang. Walau begitu, diplomasi pada zaman modern ini harus menguasai berbagai keterampilan.

1. Diplomat adalah pekerjaan genderless

Diplomasi adalah profesi yang dapat dijalankan baik oleh pria maupun wanita, artinya tidak bergantung pada jenis kelamin. Diplomat asal Indonesia bernama Raka Pamungkas menyampaikan bahwa tugas yang dia jalani memang sangat beragam, tetapi hal yang mungkin membedakannya terjadi saat seorang diplomat harus turun membantu penduduk selama keadaan bencana alam atau konflik.

"Ada situasi yang memang lebih baik dilakukan oleh laki-laki atau perempuan saja. Tapi situasi seperti itu justru malah membutuhkan team work lintas gender dalam diplomasi," kata Raka.

Menurut dia, diplomasi merupakan sesuatu yang sebaiknya dijalankan bersama-sama oleh diplomat wanita maupun pria.

Wanita sudah berkontribusi secara signifikan dalam pengelolaan dunia global sejak penyusunannya dan penanda-tanganan Piagam PBB pada tahun 1945. Wanita memberi manfaat substansial kepada diplomatik usaha tersebut. Cara mereka memimpin, keahlian serta fokus mereka meluaskan jangkauan topik-topik yang diperdebatkan dan meningkatkan mutunya.

Penelitian PBB menyebutkan, ketika perempuan duduk di kabinet dan parlemen, mereka mengesahkan undang-undang dan kebijakan yang lebih baik bagi masyarakat biasa, lingkungan dan kohesi sosial. Memajukan langkah-langkah untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam proses perdamaian dan politik sangat penting untuk mencapai kesetaraan de facto perempuan dalam konteks diskriminasi yang mengakar.

2. Wanita dan Diplomasi Global

Wanita merupakan seorang realistis. Umumnya, norma sertastandar dunia memiliki peranan signifikan dalam menentukan acuan yang diikuti oleh komunitas internasional.

Dikutip dari indonesia.un.org, Deputi Sekretaris Jenderal PBB, Amina Mohammed mengatakan, perempuan harus ada di meja perundingan. "Kita semua harus melakukan segala hal yang mungkin untuk memastikan bahwa perempuan berada di meja perundingan, suara kami didengar, dan kontribusi kami dihargai," katanya.

Secara historis, diplomasi telah menjadi milik kaum pria. Perempuan telah memainkan peran penting dalam diplomasi selama berabad-abad, namun kontribusinya sering diabaikan. Inilah saatnya untuk mengenali dan merayakan cara-cara perempuan mendobrak batasan dan membuat perbedaan di bidang diplomasi.

Diplomat perempuan Indonesia pernah menjadi sorotan saat dengan tegas membungkap delegasi negara lain yang ingin menjatuhkan Indonesia. Pada Oktober lalu, diplomat Indonesia, Sindy Nur Fitri memberikan jawaban tegas atas pernyataan Vanuatu dalam sidang PBB. Ini menjadi bukti bahwa perempuan Indonesia mampu mengemban tugasnya sebagai diplomat andal.

3. Langkah mantap duta-duta wanita

Langkah mantap para wanita-diplomat menunjukkan kemampuan mereka dalam menjalankan tugas sebagai wakil negara secara efektif. Salah satu contohnya dapat dilihat pada Retno Marsudi.

Selama 10 tahun mengemban tugas sebagai pimpinan tertinggi di Kementerian Luar Negeri, Retno mampu membawa Kemlu menjadi salah satu kementerian yang kinerjanya paling unggul pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Pada masa jabatan awalnya, Retno mengarahkan para duta besar dalam upaya pembebasan WNI yang merupakan anggota kru kapal dan telah ditawan oleh grup Abu Sayyaf di Filipina. Sama halnya pada periode kedua belanjanya, saat itu disertai dengan munculnya pandemi Covid-19.

Rekannya mengarahkan Indonesia dalam menerima berbagai macam vaksin bagi ratusan juta warga negara Indonesia. Dia pun turut sebagai co-chair dari Kelompok Kerja Vaksinasi Multilateral COVAX AMC EG.

Lama sebelum era Retno, terdapat tiga wanita diplomat yang telah mencatatkan namanya dalam buku sejarah. Ketiganya memiliki pengaruh besar di bidang diplomasi Indonesia. Wanita-wanita tersebut ialah Maria Ullfah Soebadio, Laili Roesad, serta Supeni Pudjobuntro.

4. Kuantitas Duta Besar Wanita dari Indonesia

Raka menyatakan bahwa jumlah diplomat wanita masih di bawah diplomat pria. Akan tetapi, dalam beberapa tahun belakangan ini, penambahan diplomat wanita telah mencapai kemajuan yang cukup besar.

Menurut data dari Keluarga Kemlu Sisterhood, total jumlah diplomat wanita pada tahun 2022 telah mencapai 758 individu. Di sisi lain, jumlah pria adalah 1.091. Akan tetapi, sejak 2018, proses pengangkatan diplomat wanita secara konsisten lebih tinggi daripada yang untuk pria.

Ini dapat dipandang sebagai langkah maju bagi wanita dalam berkontribusi secara global, khususnya sebagai diplomat. Listiana Suriastuti, Konsul Jenderal Republik Indonesia di Perth yang telah disumpah juga menjadi Duta Besar Indonesia untuk Bulgaria, menyebut bahwa pilihan karirnya ini berasal dari ketertarikan pada sejarah negara.

Mantan wartawan ini menyatakan bahwa penerapan utama gender adalah sebuah agenda yang terintegrasi ke dalam seluruh departemen, termasuk Kementerian Luar Negeri. Dia menjelaskan ada beberapa tantangan saat melaksanakannya, namun secara personal dia merasa telah memiliki peluang baik untuk bisa berbagalaku dan berkarya sebagai seorang diplomat wanita.

Demikian pula halnya dengan Titania Arimbi, sang diplomat wanita yang saat ini bertugas di KJRI Los Angeles. Menurut penjelasan Titania, ia sudah bercita-cita untuk menjadi diplomatis semenjak masih duduk di bangku sekolah menengah. Ia mengatakan bahwa profesi ini membawakan banyak pengalaman tak ternilai yang mungkin sulit dicapai dalam bidang lain.

Titania menyebutkan bahwa Kementerian Luar Negeri masih berupaya mengwujudkan kesetaraan gender. Menurut dia, agar tujuan itu dapat dicapai, dukungan kesetaraan gender perlu datang dari seluruh lapisan dalam hierarki organisasi, mulai dari pemimpin puncak sampai ke bagian bawahannya.

"Kesetaraan bukan hanya harus diucapkan, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan nyata dan komitmen yang kuat," tutur Titania.

Menjadi diplomat perempuan tentu punya tantangan tersendiri. Titania yang sudah lebih dari 10 tahun berkecimpung di dunia diplomasi mengatakan, tantangan yang kerap dihadapi diplomat perempuan adalah melawan persepsi.

"Diplomat perempuan memiliki kemampuan untuk melakukan semua tugas yang juga dapat dilakukan oleh diplomat laki-laki. Namun, tantangan sering kali muncul dari persepsi, preferensi, serta faktor budaya—baik dalam lingkungan internal maupun eksternal. Misalnya, ada beberapa negara yang memiliki budaya yang kurang mendukung peran perempuan dalam diplomasi," ucapnya.

Diplomat pemula bernama Nadine Salsabila Utomo juga menyebutkan bahwa ada tantangan signifikan bagi para wanita dalam diplomasi, khususnya bagi mereka yang telah memiliki keluarga. Menurut Nadine, "Tantangan utamanya adalah saat seorang wanita di bidang diplomats harus menjalankan beberapa peran; sebagai anak, isteri, ibu serta pekerja. Hal ini tentunya membutuhkan banyak dukungan, kesabaran, dan pengorbanan agar dapat mencapai keseimbangan itu," jelas Nadine.

5. Keharmonisan para wanita dalam diplomasi

Tiga wanita diplomat ini mempunyai harapan terbagi bagi semua diplomat perempuan di Indonesia. Nadine, sang anggota termuda dari mereka berbicara, menyampaikan bahwa seorang diplomat perempuan mirip dengan peribahasa 'صندFilterWhere Butuh seluruh desa untuk mendidik seorang anak. '.

Menurut dia, dibutuhkan kerjasama antar banyak pihak guna membantu wanita dalam merintis karier sebagai diplomat selain tetap bisa menjalankan peran lain seperti istrinya, anaknya, ibunya serta diri sendiri secara individual. Dia menginginkan dukungan yang konstan bagi para diplomat wanita tersebut baik dari keluarganya, masyarakat sekitarnya ataupun tempat mereka bekerja.

Selagi Titania bertujuan untuk menghapus stigmatisasi bahwa wanita-diplomat merupakan 'opsi alternatif' dalam kondisi tertentu. Dia menjelaskan contohnya seperti adanya atasan yang bimbang memposisikan seorang diplomat wanita yang tengah hamil ataupun punya anak muda karena khawatir mereka enggak akan total dalam melaksanakan tugas di kantornya.

"Saya menginginkan adanya persamaan dalam hal jumlah waktu bekerja serta keseimbangan antara kehidupan karir dan personal yang bisa diberlakukan dengan lebih efektif, tidak hanya untuk wanita diplomat namun juga pria. Apabila konsep ini mampu dieksekusi sepenuhnya, maka setara gender di bidang diplomasi bakal menjadi semakin jelas terlihat," ungkap Titania.

Listiana juga menginginkan semakin banyak diplomat wanita yang menjadi pemimpin. Menurut dia, wanita memiliki kekuatan dan kapabilitas setara dengan pria.

"Para wanita memiliki kesetaraan dalam hal kemampuan, kebijaksanaan, serta analisis terkait isu-isu politik internasional. Banyak diplomat wanita yang telah menunjukkan kompetensinya melalui partisipasi mereka di berbagai forum diskusi dan negosiasi," jelas Listy.

Dia menginginkan agar pemuda-pemudi menjadi lebih terpikat oleh sejarah dan sains luar angkasa, serta meraih impiannya sebagai duta wanita Indonesia. Dia menambahkan, "Semoga mereka meluangkan waktu ekstra untuk membaca dan memperdalam wawasan baru, serta bersikap lebih kritis tentang masalah-masalah global yang memengaruhi kehidupan di seluruh dunia."

Ipaun Liga 1, Persita dan PSIS kehilangan Satu Pemain

Amoeblog Berita buruk muncul dari dua tim Liga 1 musim 2024-2025, yakni Persita Tangerang dan PSIS Semarang.

Kedua tim itu diyakini akan mengalami hilangnya seorang pemain saat istirahat kompetisi pada bulan Maret.

Persita secara resmi menyatakan bahwa mereka sudah melepaskan Bruno Da Crus pada tanggal 20 Maret yang lalu.

Menurut situs web resmi tim tersebut, Bruno Da Cruz tidak dapat tampil dikarenakan mengalami cedera.

Pemain yang berumur 28 tahun tersebut akhirnya memilih untuk pulang kembali ke negerinya yaitu Brazil.

"Persita resmi melepas gelandang asal Brasil, Bruno Da Cruz, dengan kesepakatan bersama."

Pemain berumur 28 tahun tersebut pernah mengalami prosedur bedah akibat cedera ligamen meniskus yang dialaminya di bulan November kemarin.

Bruno pun telah menempuh proses perawatan dan penyembuhan cedera di RS Premier Bintaro selama beberapa bulan belakangan ini.

"Mulai minggu lalu, ia telah kembali ke tanah airnya di Brasil," sebagaimana dinyatakan oleh Persita.

Berikut adalah informasinya, Bruno sudah tampil dalam 9 pertandingan musim ini.

Pemain berposisi sebagai gelandang serang itu hanya mampu menorehkan 1 assist dari 9 laga yang dijalani.

Gosip Pelatih Liga 1: Kemungkinan Ahli Taktik dari Italia Dipilih oleh PSIM-Bhayangkara FC-Persijap, Siapa yang Akan Unggul?

Sementara itu, kasus PSIS berbeda dari Persita.

Tim berjulukan Mahesa Jenar itu kehilangan pemain karena masalah gaji.

Pemain yang dimaksud yakni Evandro Brandao.

Evandro tercatat tampil sebanyak 8 kali di Liga 1 2024-2025 dengan torehan 2 gol dan 1 assist.

Baru-baru ini, Evandro menyatakan bahwa dia sudah mengakhiri kontraknya dengan PSIS.

Evandro menyatakan bahwa PSIS sudah terlambat membayar gajinya selama lebih dari empat bulan.

"Meski sangat menyesal, saya terpaksa menginformasikan penghentian kerja sama saya dengan tim PSIS," demikian bunyi pernyataan Evandro Brandao melalui akun Instagram pribadinya.

Keputusan ini sungguh amat berat untuk diambil.

Evandro menyatakan bahwa PSIS sudah terlambat membayar gajinya sejak lebih dari 4 bulan yang lalu.

"Meski sangat berat, saya terpaksa menulis ini untuk menyampaikan bahwa kontrak saya dengan tim PSIS telah berakhir," demikian tertulis dalam unggahan Evandro Brandao yang dikutip BolaSport.com dari akun Instagram miliknya.

Keputusan ini sungguh amat berat untuk diambil.

Tetapi sulit untuk dicegah akibat penundaan penggajian yang besar dan telah berlangsung selama lebih dari empat bulan sekarang.

Klub tidak pernah berusaha dengan sungguh-sunguh untuk menemukan jawaban.

"Lebih jauh lagi, mengerti akan tantangan yang kami, sebagai pemain, alami dalam rentang waktu tersebut," tambahnya. (*)

Berita ini telah tayang di Bolasport.com berjudul: 2 Pemain Tinggalkan Klub Liga 1 Saat Jeda Kompetisi, Penyebabnya Masalah Gaji dan Sakit

Sabtu, 19 April 2025

Bahlil Lahadalia Berikan Paket Lebaran Mariama yang Viral: Ibu Panjat Kapal di Makassar Isinya Sirup Markisa

TRIBUN-SULBAR.COM - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, telah mengantarkan kotak lebaran berisi barang-barang penting kepada Mariama, wanita yang menjadi perbincangan lantaran terlihat merayap naik talinya kapal untuk mendapatkan penghasilan.

Paket tersebut diserahkan kepada Mariama oleh Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Rahman Pina pada Hari Pertama (29/3/2025).

Kotak hadiah Lebaran yang Bahlil Lahadalia kirim ke Mariama mengandung beras, gula, susu, minuman ringan seperti Coca-Cola dan saus markisa, ditambah dengan sejumlah uang tunai.

Tindakan Mariama yang merayap ke talinya kapal sebelumnya sempat jadi pembicaraan panas di media sosial dan mendapat sederet simpati dari publik.

Kepedulian dari berbagai kalangan menunjukkan bahwa solidaritas sosial masih kuat di tengah masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan seperti Idulfitri.

Diberitakan sebelumnya, viral video seorang perempuan panjat tali kapal di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar.

Dalam rekaman video yang beredar, Mariama nekat memanjat tali kapal demi berjualan di atas kapal.

Ibu lima orang anak ini, mengaku terpaksa melakukan aksi berbahaya itu lantaran dilarang petugas menaiki kapal lewat jalur tangga.

Marriama pun mengambil risiko dengan berdagang untuk memenuhi kebutuhan kelangsungan hidup lima orang anaknya.

"Untuk mencari nafkah, saya merayap ke talinya kapal dan menjualnya. Saya jualan roti," terang Mariama ketika ditemui di Dermaga Makassar, Jalan Nusantara, Kelurahan Wajo, Selasa (18/3/2025).

Panjatan talinya di kapal untuk Mariama bukan sesuatu yang asing.

Dia menyatakan telah melakukannya beberapa kali sebelumnya untuk menjual barang tersebut.

"Saya pertama kali naik. Lalu untuk roti saya, ada yang menggelindingkan ke bawah dan lainnya disediakan lewat anak tangga jika berada di lantai atas," katanya.

Mariama sadar betul akan bahaya yang dihadapi, jika terjatuh.

KRONOLOGI Audio Set Senilai Rp10 Juta di Rumah Adat Buttu Cipping Polman Sulbar Hilang

Idulfitri, Peluang Mempererat Kembali Tali Persaudaraan Yang Pernah Retak

Namun kata dia, tidak ada upaya lain yang dapat dilakukan demi berjualan di atas kapal.

"Seringkali ma manjat begitu. Saya berani, kalau jatuh sudah risikonya pak. Anakku kucarikan uang. Demi anak," ucapnya.

Menjadi penjual asongan di atas kapal sudah dilakoni Mariama empat tahun terakhir.

"Saya menjual begini sudah empat tahun. Umurku sekarang 32, saya sendiri yang hidupi anak. Sudah cerai dengan suami," terangnya.

Dari hasil berjualan roti di atas kapal, sosok ibu pejuang keluarga ini mengaku dapat untuk hingga Rp 100 ribu per hari.

Uang keuntungannya itulah yang digunakan untuk menghidupi lima anaknya dan juga membayar kontrakan. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul https://makassar.tribunnews.com/2025/03/30/ibu-pemanjat-tali-kapal-dapat-kiriman-paket-lebaran-dari-bahlil-dijamu-rahman-pina?page=all#goog_rewarded

Kunci Sukses PAI Kelas 3 SD: Tuntaskan Soal Halaman 172 tentang Kisah Nabi Ismail

Amoeblog Perhatian penting mengenai diskusi tentang soal-soal serta kunci jawabannya untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas 3 SD pada halaman 172 dari kurikulum Merdeka.

Kunci dari pembahasan PAI kelas 3 SD ini mencakup bagian "Ayo, Berlatih" nomor 1 di halaman 172 bab tentang Kisah Keteladanan Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s., dalam buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti oleh Achmad Hasim dkk, penerbitan Kemendikbud tahun 2018.

Pada bagian ini, murid-murid kelas 3 SD dituntut untuk dapat mengungkapkan sifat-sifat keingintahuan, kesabaran, kemauan berkorban, penghormatan, dan ketaatan terhadap orangtua sebagai penerapan dari memahami cerita teladan tentang Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s.

Perlu dicatat bahwa kunci jawaban ini diperuntukkan hanya sebagai bahan latihan dalam proses pembelajaran. Kami mendorong siswa agar mencoba menyelesaikan soal tersebut dengan usaha sendiri terlebih dahulu sebelum merujuk pada kunci jawaban yang tersedia.

Berikut adalah kunci jawaban untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas 3 SD kurikulum tahun 2013 pada bagian Ayo, Berlatih 1 di halaman 172 dari bab ke-12:

Kunci Jawaban PAI Kelas 3 SD

Ayo, Berlatih

Ayo, Berlatih 1

Berikan jawaban yang pendek namun tepat!

  1. Nabi Ismail a.s. memiliki ibu bernama ....
  2. Nabi Ibrahim a.s., beserta istrinya dan anaknya, dipaksa meninggalkan tempat tinggal mereka menuju perjalanan hijrah ke....
  3. Supaya memperoleh air bagi Nabi Ismail a.s., Hajar berlari pergi-pulang antara gunung yang satu dengan gunung yang lainnya.
  4. Sumber air yang dijumpai oleh Hajar disebut ....
  5. Nabi Ibrahim memiliki impian untuk ... anak laki-lakinya yang bernama Ismail.

Jawaban:

  1. Hajar.
  2. Mekkah.
  3. Safa ke bukit Marwah.
  4. Zam-zam.
  5. Menyembelih.

(Amoeblog/Tribunnews)

Tinju Dunia: WBO Lepas Claressa Shields Usai Masalah Uji Zat Terlarang

Amoeblog - World Boxing Organization (WBO) sudah mencabut gugatan mereka terhadap Claressa Shields berkaitan dengan tes positif obat terlarang itu. Hal ini disampaikan oleh organisasi melalui surel yang dikirim ke para promotornya.

Juara bertahan dari lima divisi dan penguasa tidak terbantahkan dalam tinju putri, Claressa Shields dikenakan sanksi oleh Komisi Petinju Amatir Michigan akibat uji coba mendeteksi adanya zat THC dalam tubuhnya. Hal ini dikarenakan ia mengonsumsi ganja usai memenangkan pertandingan melawan Danielle Perkins pada 2 Februari 2025 di tempat kelahirannya yaitu Flint, Michigan.

Sebagai akibatnya, WBO menerbitkan surat permintaan penjelasan kepada Claressa Shields yang menuntut dia untuk membela diri dan membersihkan nama baiknya di depan badan organisasi tersebut.

Dalam beberapa pekan terakhir, Claressa Shields sudah menyelesaikannya. Pada acara kesesuaian yang diadakan pada 6 Maret 2025 oleh Komisi Michigan, staf Claressa Shields menyampaikan argumen atas nama dirinya.

Organisasi tersebut menemukan cukup bukti yang menunjukkan adanya "kelalaian prosedural" dalam tesnya, sehingga mereka mencabut hukuman suspensi terhadap Claressa Shields pada 14 Maret 2025.

Meskipun demikian, mereka juga mengumumkan bahwa "tingkah laku pejuang itu sekarang sudah tidak lagi membawa ancaman langsung kepada integritas permainan, kepentingan umum, ataupun kesejahteraan dan keselamatan peserta."

Rencana Pertarungan Petinju Dunia Menurut Derek Chisora Sebelum Bertanding Melawan Daniel Dubois di Stadion Wembley

Kasus itu, yang sebelumnya dinilai tidak kuat—Michael Mazzulli, presiden Asosiasi Komisi Petinju, mengatakan bahwa langkah komisi Michigan "terlalu berlebihan"—akhirnya dicabut pada Senin (31/3/2025), saat WBO mencabut surat penjelasan mereka sebagai dasar pengenaan sanksi.

Sebagaimana dikemukakan oleh pendiri WBO Luis Batista Salas melalui surat elektronik kepada promoter Claressa Shields dari Dmitriy Salita pada hari Senin: "Setelah melakukan tinjauan mendalam atas fakta, situasi, serta bukti tambahan yang disampaikan tim Shields, kami menyimpulkan bahwa Komisi Pertarungan Bebas Senjata Michigan... telah mencabut pesanan pengenaan hukuman singkat... DIMULAI Tanggal ini, prosedur 'Pemberitahuan Sebab' pun diakhiri secara langsung, dan tuntutan terhadap Shields dicabut efektif mulai tanggal 28 Maret 2025."

Tidak ada permohonan maaf umum yang diajukan ke arah Claressa Shields atau regunya baik oleh Komisi Petarung Tanpa Senjata Michigan ataupun WBO. (*)

Sumber: b oxingscene.com

Ikuti berita Amoeblogdi GOOGLE NEWS

Sinopsis Film "Pengepungan di Bukit Duri" dengan Morgan Oey Tayang Mulai 17 April 2025

Amoeblog Berikut adalah Ringkasan Cerita dari Film Indonesia yang berjudul Serangan di Bukit Duri.

Film Serangan ke atas Bukit Duri direncanakan untuk ditampilkan di bioskop mulai tanggal 17 April 2025.

Pembuatan film Serangan ke Bukit Duri yang dikarahkan oleh Joko Anwar ini.

Setelah merilis tiga film secara beruntun dalam genre horor, Joko sekarang beralih ke genre action-thriller.

Film ini sekaligus menandai kolaborasi pertama Come and See Pictures bersama studio Hollywood Amazon MGM Studios.

Pada konferensi pers di Jakarta Selatan, Joko Anwar merilis daftar para pemain yang akan bertanding tersebut.

Di antaranya Morgan Oey, Omara Esteghlal, Hana Pitrashata Malasan, Endy Arfian hingga Fatih Unru.

Ringkasan Film Serangan ke atas Bukit Duri

Berdasarkan informasi dari situs web XXI, film Serangan di Bukit Duri disajikan dalam setting pada tahun 2027 saat kondisi di Indonesia sedang tidak stabil.

Saat itu kondisi masyarakat di ambang kehancuran karena dipicu oleh diskriminasi dan kebencian rasial.

Dalam keseluruhan situasi tersebut, timbullah Edwin (Morgan Oey), sang guru penggantian di SMA DURI khusus bagi murid-murid dengan masalah perilaku.

Kondisi makin kompleks, Edwin terlibat dalam perjuangan demi kelangsungan hidup saat institusi pendidikan yang ditumpuinya tiba-tiba bertransformasi menjadi arena di mana nyawa dipertarukan.

Daftar pemeran

Morgan Oey

Hana Malasan

Omara Esteghlal

Endy Arfian

Fatih Unru

Satine Zaneta

Dewa Dayana

Florian Rutters

Faris Fadjar

Sandy Pradana

Farandika

Raihan Khan

Sheila Kusnadi

Millo Taslim

Bima Azriel

(*)

Jumat, 18 April 2025

Atalia Praratya Ungkap Kondisi Terkini Ridwan Kamil Seputar Gossip Perselingkuhan

Amoeblog, Bandung Atalia Praratya mengungkapkan situasi terkini tentang suaminya, Ridwan Kamil, menyikapi berita hangat seputar dugaan perselingkuhan yang belakangan ini ramai dibicarakan di platform-media online.

Diketahui, kabar mengenai perselingkuan Ridwan Kamil heboh beredar di media sosial mulai Kamis 26 Maret 2025 menjelang tengah malam, usai seorang perempuan yang bernama Lisa Mariana merilis tuduhan tentang keterlibatannya dalam sebuah hubungan tersamar dengan Ridwan Kamil lewat platform Instagram pada profil pribadinya. @lisamarianaaa.

Tidak ada rincian spesifik mengenai situasi mantan Gubernur Jawa Barat, Atalia Praratya, yang lebih dikenal sebagai Bu Cinta.

Atalia Praratya tak mengunggah gambar keluarganya selama perayaan Lebaran pada tahun 2025. Meski demikian, Atalia Praratya dengan diam-diam ikut serta dalam penanganan situasi yang dihadapi oleh Ridwan Kamil.

Seiring dengan berbagai masalah yang mendekatinya, Ridwan Kamil telah jarang tampil di platform media sosial.

Meski begitu, bahkan orang yang biasanya dipanggil Kang Emil itu pun mulai kurang sering terlihat di media sosial sejak ia gagal dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta.

Lama tak muncul, Ridwan Kamil justru diterpa isu tak sedap mulai dari rumahnya digeledah KPK, hingga isu perselingkuhan.

Ridwan Kamil pun tak pernah muncul di publik untuk memberikan klarifikasi.

Ia hanya menulis di akun Instagramnya soal isu belakangan yang ia sebut sebagai fitnah.

Tak pernah muncul di sosmed, kondisi terkini Ridwan Kamil pun diungkap oleh Atalia Praratya.

Atalia mengunggah klip videonya saat melakukan panggilan Zoom dengan sejumlah individu, di antaranya adalah Ridwan Kamil.

Pertemuan Zoom untuk mendiskusikan rincian persiapan briefing umroh.

Dalam pertemuan video tersebut, Atalia dan Ridwan Kamil ikut serta dengan peralatan mereka sendiri.

Atalia tampak ada di dalam kamar yang memiliki latar belakang dinding dari kayu berwarna coklat.

Tampak ada lukisan dirinya bersama Ridwan Kamil dan Camillia Laetitia Azzahra sedang memandang Sungai Aare.

Sepertinya Bu Cinta sedang berada di rumahnya.

Pada saat yang sama, Ridwan Kamil terlihat ada di sebuah ruangan berbeda dengan dinding bernuansa putih sebagai background-nya.

Dia pun memutuskan untuk mengaburkan latar belakangnya agar kurang nampak dengan jelas.

Dalam video yang disebarkan oleh Atalia, terlihat bahwa Ridwan Kamil tidak memakai kacamatanya.

Kelihatannya dalam pertemuan video tersebut, mereka tengah merencanakan perjalanan umrah ke Tanah Suci.

Bismillahirrahmanir rahim.. Acara briefing manasik umrah bersama keluarga Makci dimulai, tulis Atalia.

Makci adalah sebutan untuk ibu biologis Ridwan Kamil, yaitu Hj Tjutju Sukaesih.

Ridwan Kamil dan Atalia Praratya tampaknya akan melakukan perjalanan umroh bersama keluarga Makci.

Di saat perayaan Lebaran Idul Fitri 2025, Atalia Praratya enggan mengunggah gambar bersama Ridwan Kamil serta keluarganya.

Anak kedua mereka, Zara, merayakan Idulfitri di Los Angeles.

Atalia hanya memposting tulisan dengan video Sungai Aare.

Pernah ada suatu pesan yang senantiasa teringat oleh saya:

Bantulah mengurangi beban orang lain jika kamu berharap agar Allah meredakan bebanmu;

Bantu orang lain jika kamu menginginkan pertolongan dari Allah;

Cintailah manusia lain, jika Anda menginginkan cinta dari Allah;

dan

Mohon maafkan oranglainnya, jika kamu menginginkan agar Allah memaafkan diri kita.

Ramadhan beserta semua ceritanya merupakan ungkapan kasih sayang Allah terhadap hambaNya...

Semoga Anda semua menikmati hari Idul Fitri, kakak-kakak sekalian...

Silakan maafkan setiap kesalahan dan keliru...

-atalia-," tulisnya.

( Amoeblog/ TribunnewsBogor.com )

Kamis, 17 April 2025

Maruarar Sirait: Bahlil Teman Lama dengan Sifat yang Tetap Awet

Amoeblog , Jakarta - Politikus Partai Gerindra, Maruarar Sirait , menyebut hubungan kemitraannya dengan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia Sudah berlangsung cukup lama. Menurutnya, dari masa sebagai mahasiswa sampai menjabat sebagai menteri, Bahlil memiliki hubungan yang erat dengan berbagai lingkaran.

"Meskipun saat ini menjabat dalam posisi penting sebagai Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) serta Ketua Umum Partai Golkar, dia tetap rendah hati dan tidak angkuh," ujar Maruarar atau yang biasa dikenal dengan nama Ara setelah menghadiri acara pemberian penghargaan di rumah Bahlil di Jakarta Selatan pada hari Senin, tanggal 31 Maret 2025.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman ini menceritakan bahwa Sabam Sirait, ayah Ara, telah lebih dahulu mengenal Bahlil. Di saat menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat untuk dapil Papua, Sabam sering kali bertemu dengan Bahlil. Menurut cerita Ara, pada masa ketika Bahlil masih seorang mahasiswa, Sabam memegang posisi sebagai Ketua Tim Otonomi Khusus Papua. "Oleh karena itu hubungan kita sudah sangat lama dan beliau Bahlil tetap seperti dulu," ungkapnya.

Di samping melakukan silaturahmi, Ara menyebutkan bahwa mereka juga mendiskusikan beberapa kebijakan strategis. Salah satunya adalah proses hilirisasi. Dia menekankan perlunya adanya kerjasama antara program perumahan yang dikelola oleh Kementerian Perumahan dengan bidang energi dari Kementerian ESDM.

Beberapa menteri dari Kabinet Merah Putih mengunjungi kediaman Bahlil. Di antara mereka adalah Menteri Industri Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Investasi dan Pengolahan Hilir Rosan Roeslani, serta Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo. Juga hadir sebagai wakilnya adalah Deputi Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.

Di samping itu, beberapa pemilik usaha dan kepala Badan Usaha Milik Negara mengunjungi kediaman Bahlil. Mereka termasuk Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri, Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Darmawan Prasodjo, serta Arsjad Rasjid.