This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label cities and towns. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cities and towns. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Mei 2025

10 Destinasi Wajib ke Bangkok: Dari Wat Pho hingga Pasar Chatuchak

Amoeblog , Jakarta - I bu kota Thailand, Bangkok Seakan tidak pernah kekurangan daya tariknya. Mulai dari candi-candi megah bersejarah dan bernuansa agama sampai pasar malam yang penuh warna, kota ini senantiasa menyuguhkan hal-hal baru untuk ditemukan, sehingga berhasil menggaet perhatian pelancong dari penjuru dunia.

Untuk para traveler yang merencanakan perjalanan ke Bangkok, apakah Anda sudah mengetahui destinasi populer di pusat kota Thailand ini? Bila belum, intip daftar rekomendasi atraksi turis di Bangkok yang harus dicoba, seperti dirangkum TripAdvisor , Lonely Planet , dan Condé Nast Traveler .

Daftar Lokasi-Lokasi Turis di Bangkok Yang Harus dikunjungi

1. Wat Pho

Bagi pelancong yang tengah berlibur ke Bangkok, pastikan tidak melewatkan Wat Pho , kompleks kuil yang menjadi rumah bagi patung Buddha berbaring ikonik sepanjang 46 meter. Selain mengagumi arsitektur kunonya yang megah, pengunjung juga dapat menikmati layanan pijat di sekitar area belakang kuil yang juga dikenal sebagai Wat Phra Chetuphon itu.

2. Wat Arun

Wat Arun adalah kumpulan candi di Bangkok lainnya yang penting untuk dikunjungi itinerary pelancong di Bangkok. Selain prahng Dengan ketinggian sekitar 82 meter, banyak wisatawan yang mengunjungi kuil ini guna menikmati pemandangan Sungai Chao Phraya dan area sekitarnya dari atas. Tambahan lagi, Wat Arun menjadi semakin memesona ketika sore hari akibat terkenanya sinar emasnya.

3. The Grand Palace

Destinasi wisata selanjutnya di Bangkok adalah Istana Besar The Grand Palace. Kumpulan gedung-gedung ini sudah ada sejak tahun 1782 dan pada awalnya menjadi tempat tinggal bagi keluarga kerajaan. Thailand di Bangkok.

Di lokasi ini, para pengunjung bisa menyaksikan keagungan gedung yang menggabungkan arsitektur tradisional Thailand dengan unsur-unsur Eropa. Tidak hanya sebagai objek wisata, Istana Besar ini pun bertindak sebagai tempat ibadah untuk masyarakat Buddhis di Bangkok.

4. Wat Phra Kaew

Kuil Wat Phra Kaew tetap terletak dalam area Istana Besar. Sebagai kawasan suci yang menenangkan, Wat Phra Kaew menyimpan beberapa atraksi penting termasuk Patung Buddha Zamrud. Para pengunjung harus memastikan penampilannya rapi dan sopan karena kuil ini menjadi salah satu lokasi tersuci di Bangkok.

5. Golden Mount

Wat Saket, populer dengan sebutan Kuil Bukit Emas, bertengger di atas sebuah bukit buatan dengan pepohonan hijau di sekitarnya. Pengunjung dapat menaiki anak-anak tangganya yang berkelok-kelok untuk mendapatkan suguhan pemandangan Kota Bangkok yang fotogenik.

6. Museum Rumah Jim Thompson

Dari kuil-kuil, mari singgah sejenak ke Rumah Jim Thompson. Sesuai namanya, bangunan ini mulanya merupakan kediaman dari Jim Thompson, seoang warga negara Amerika yang memulai industri kain sutra Thailand seusai Perang Dunia II.

Rumah yang akhirnya bertransformasi menjadi museum ini mengajak wisatawan untuk melihat-lihat koleksi barang antik dan karya seni Asia, meliputi hiasan dinding kuil yang menggambarkan kehidupan Buddha hingga pajangan porselen yang indah.

7. Taman Lumpini

Taman Lumpini menganjurkan para tamu untuk merasakan keterikatan sementara dengan lingkungan sekitar. Area berwarna hijau ini sering kali dijadikan lokasi favorit oleh penduduk setempat guna melepas lelah, memberi kesempatan pada wisatawan hanya untuk jogging Atau menelusuri danau menggunakan perahu layar yang bentuknya seperti angsa. Tetaplah waspada karena ular biawak sering berkeliaran di area taman tersebut.

8. Museum Nasional Bangkok

Destinasi turis harus di Bangkok selanjutnya adalah Museum Nasional Bangkok. Telah didirikan sejak tahun 1782, museum ini menyimpan berbagai barang bersejarah termasuk gambar Buddha, patung-patung dewa Hindu, serta tiang batu dengan inskripsi tentang Raja Ramkhamhaeng.

9. Mahakan Fort

Fort Mahakan, diprediksi dibangun pada abad ke-18, adalah salah satu dari kedua benteng tua yang tetap ada sampai sekarang di Bangkok. Di dalam dinding-dinding besarnya tersebut, terdapat sebuah komunitas yang sudah merawat bendungan bersejarah ini selama lebih dari enam generasi, seperti dilansir situs web tersebut. SEA Junction .

10. Pasar Chatuchak

Destinasi wisata terakhir di Bangkok yang harus Anda jelajahi adalah Pasar Chatuchak. shopaholic bisa mengeluarkan uang mereka melalui pembelian di tempat ini, yang juga dikenal sebagai Pasar JJ.

Di pasar ini terdapat kurang lebih 15.000 warung yang menawarkan berbagai jenis produk, seperti baju, perlengkapan dapur, dan aksesori tambahan. Pastikan juga Anda mencoba hidangan khas Thailand yang ditawarkan oleh para penjual pinggiran jalan saat berkunjung ke Bangkok.

TRIP ADVISOR | CN TRAVELER | LONELY PLANET

Senin, 31 Maret 2025

Mengunjungi Tempat Bersejarah Ikonik di Kota Kelahiran Nenek Ole Romney, Medan

Amoeblog , Jakarta - Pada kedua laga tersebut, sang penyerang timnas Indonesia Ole Romeny sudah berhasil membobol jala Australia dan Bahrain.

Pemain ini, yang pernah bermain untuk Oxford United, menjelaskan bahwa banyak dari gol-gol yang ia mencetak sering kali disumbangkan kepada neneknya. Dalam sebuah wawancara bersama Voetbalzone, Romeny menyampaikan tentang neneknya, Helene Wilhelmina Degenaars, yang lahir di Medan pada 2 April 1923.

"Kakekku dilahirkan di Medan, bertumbuhan dan hidup disana sebelum berpindah ke Belanda," jelas Romeny.

Itu sebabnya, Medan tak bisa dipisahkan darinya.

Ibukota Sumatera Utara, yaitu Medan, memiliki banyak daya tarik yang mencerminkan kekayaannya dalam budaya, menjadikan tempat ini ideal untuk dikunjungi saat musim liburan. Keragaman etnis dan adat istiadat di sana menambah lapisan nilai sejarahnya. Selain mempelajari tentang masa lalu, perjalanan Anda ke Medan akan penuh dengan pengalaman mengenai ragam budaya lokal.

Dikenal sebagai kota multietnis, Medan memiliki 14 etnik yang beragam. Keragaman budayanya tercermin dari adat istiadatnya, struktur bangunannya, sampai hidangannya yang lezat-lezat. Dengan julukan "Medan Si Pemancing Perut", tidak heran jika kotanya disebut sebagai dapur Asia. Di bawah ini adalah beberapa saran tempat wisata untuk dikunjungi di Kota Medan.

Tjong Yong Hian Gallery

Terkenal dengan nama Taman Bunga Bertema Tionghoa, lokasi ini pada mulanya dirancang sebagai bentuk penghargaan terhadap Tjong Yong Hian oleh adiknya, Tjong A Fie. Keduanya merupakan orang-orang penting di kota Medan, sehingga taman tersebut menjadi bukti dari penyatuan budaya serta keyakinan.

Di tempat ini, Tjong Yong Hian mengadakan makan malam dengan istrinya, menciptakan suasana yang sangat personal dan bermakna. Di samping itu, terdapat sebuah plak bertulis dalam tiga bahasa: Arab, Belanda, dan Tionghoa, yang memuat kisah kehidupannya.

Rumah Adat Karo Garista

Rumah ada yang dibangun Fernando Barus ini memiliki tampilan menawan. Masyarakat Karo terkenal dengan seni bangunan, tak mengherankan corak pada bangunan Siwaluh Jabu diturunkan dari nenek moyangnya. Mulai dari model atap ijuk, susunan kayu pada badan bangunan, hingga bentuk rumah panggungnya.

Siwaluh Jabu bukan tempat tinggal pada umumnya, sehingga setiap detail pada bangunan ini punya nilai adat istiadat Suku Karo. Dalam membangun rumah adat ini tidak semudah membalikan telapak tangan. Bentuk rumah adatnya khas, berbeda dengan rumah adat Toba.

Istana Maimun

Ikona historis di Medan ini menampilkan desain arsitektur Melayu-Islami yang mengundang dengan palet coklat kuning dan hijau khas. Terdapat di Jalan Brigjen Katamso, istana yang dirancang oleh Sultan Deli IX, Sultan Ma'moen Al-Rasyid Perkasa Alamsyah, mencerminkan kemegahan era lampau dalam setiap detail dekorasinya. Menurut sang sultan, warna kuning mewakili prestise dan kelimpahan, sedangkan hijau melambangkan ketuhanan.

Istana yang luasnya mencapai 2.772 meter persegi ini memiliki sekitar 30 kamar didalamnya, tetapi para pengunjung hanya dapat mengakses tiga kamar saja. Istana Maimun sendiri direncanakan dan dipbangun berdasarkan keinginan sang sultan untuk istrinya, dengan masa konstruksinya dimulai dari tanggal 26 Agustus 1888 hingga 18 Mei 1891.

Alfi Muna Syarifah berkontribusi dalam penulisan artikel ini.