This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label high cholesterol levels. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label high cholesterol levels. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 April 2025

Peringatan Dini: Gejala Kolesterol Tinggi yang Mungkin Tak Anda Sadari - dari Kaki hingga Berat Badan!

Amoeblog Tanda-tanda memiliki kadar kolesterol tinggi versi medis.

Berdasarkan penjelasan dokter, tanda-tanda memiliki kadar kolesterol yang tinggi bisa diamati melalui kondisi fisik, terutama pada area kaki dan juga berat badan seseorang.

Apa sajakah tanda-tanda memiliki kadar kolesterol tinggi versi dokter?

Betul sekali, memiliki fisik yang prima dan terbebas dari gangguan kesehatan merupakan dambaan bagi semua manusia.

Maka dari itu, banyak individu berusaha ekstra untuk memelihara kebugaran tubuhnya.

Satu metode yang dapat diterapkan adalah memantau tingkat kolesterol di dalam tubuh.

Menurut laporan dari Serambinews.com, kolesterol sebenarnya terdapat dalam beberapa area tubuh manusia.

Namun kolesterol itu terdiri dari beberapa macam jenisnya, yaitu low-density lipoprotein (LDL) atau kadar kolesterol jahat dan high-density lipoprotein (HDL) atau kadar kolesterol baik.

Pada acara Tribun Health, Dokter Evi Novitasari menyampaikan bahwa publik perlu berhati-hati terhadap kadar kolesterol yang tinggi.

"Bila kadar kolesterol tetap tinggi dalam waktu lama, dapat meningkatkan kemungkinan timbulnya penyakit serius pada organ vital seperti jantung, strok, serta penyakit arteri koroner," ungkap Dr. Evi, Rabu (11/1/2023).

Maka dari itu, penduduk perlu mengenal berbagai tanda-tanda kadar kolesterol yang tinggi.

Pasalnya, beberapa gejala kolesterol tinggi sering tidak disadari, salah satunya adalah seperti mengantuk.

Tak hanya itu, Dokter Evi juga menyebut semakin tinggl HDL maka semakin baik lantaran bisa melindungi diri dari penyakit jantung.

Sedangkan jika LDL harus rendah, karena jika melebihi jumlah normal bisa menyebabkan masalah kesehatan terutama stroke dan trigliserida.

"Trigliserida adalah bagian dari lemak yang meningkatkan penyakit jantung. Ini harus rendah juga angkanya, semakin rendah baik.

Jika pemeriksaan kolesterol total, gabungan baik dan jahat angkanya dibawah 200 mg per desiliter," ujarnya.

Dokter Evi menyatakan bahwa apabila seseorang mempunyai kadar kolesterol yang tinggi, hal tersebut dapat menghalangi peredaran darah. Akibatnya, suplai oksigen menjadi terganggu yang kemudian menimbulkan sensasi kelelahan dan rasa ingin tidur.

Lain kali gejalanya meliputi adanya sensasi keram pada malam hari yang umumnya terjadi di telapak kaki, jari-jemari tangan atau tumit. Selanjutnya juga disebutkan tentang perasaan sakit di area dada akibat pengendapan lemak yang melekat di pembuluh arteri dan hal tersebut berpotensi membatasi aliran darah menuju arteri.

Di samping itu, individu dengan kadar kolesterol tinggi lebih condong mengalami hilangnya selera makan atau peningkatan berat badan yang signifikan.

Apabila tanda-tandanya timbul, dokter Evi kemungkinan besar akan menyatakan pasien stres dengan adanya indikasi penurunan aliran darah menuju otak. Hal ini dapat membuat otak kurang efisien dalam menyeimbangkan emosi, menjadikan seseorang lebih rentan terhadap stres serta ketidakseimbangan lainnya yang bisa memicu komplikasi seperti strok.

Gejala tambahan meliputi kemunculan xanthoma pada kulit, terutama di area di sekitar mata, yang disebabkan oleh pengendapan lemak.

"Umumnya dokter mata telah mengenalinya dengan baik sebab walaupun tanpa perangkat khusus, kondisinya sudah terlihat jelas. Namun, bukan berarti semua individu yang memiliki kadar kolesterol tinggi akan muncul xanthoma," ujarnya.

(*)

Kamis, 17 April 2025

Gejala Trigliserida Tinggi? Simak Penjelasan Berikut!

Amoeblog Konsentrasi trigliserida yang tinggi memperbesar kemungkinan terkena kondisi kesehatan semacam serangan jantung atau stroke.

Trigliserida adalah tipe lipid yang amat lazim ditemukan dalam tubuh manusia, di samping kolesterol.

Memahami indikasi trigliserida yang meningkat sangat krusial, namun biasanya keadaan tersebut tak memberikan gejala.

Tetapi, Anda bisa jadi memiliki kolesterol trigliserida yang tinggi apabila tekanan darah Anda cukup tinggi, terdapat lemak mengelilingi area perut, serta kadar glukosa dalam darah juga meningkat.

Lanjutkan membaca artikel ini untuk mengetahui informasi lebih detail tentang kondisi trigliserida tinggi.

Apa itu trigliserida?

Dikutip dari WebMD Trigliserida merupakan tipe lemak yang paling sering ditemukan di dalam tubuh manusia.

Trigliserida bisa berasal dari makanan berlemak, seperti mentega dan dari kalori yang tidak terpakai yang disimpan tubuh dalam sel-sel lemak.

Walau demikian, tubuh pada dasarnya masih memerlukan trigliserida saat Anda mengalami kekurangan energi. Tetapi perlu diingat bahwa hal ini bisa menjadi masalah apabila jumlahnya terlalu banyak.

Penelitian secara konsisten mengaitkan kadar trigliserida tinggi dengan penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke, terutama pada orang dengan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik) yang rendah dan menderita diabetes tipe 2.

Jika Anda menderita diabetes, tekanan darah tinggi (hipertensi), atau hal-hal lain yang membuat Anda lebih mungkin terkena penyakit jantung, Anda kemungkinan memiliki trigliserida tinggi, sehingga dokter akan memeriksanya.

Apa tanda-tanda trigliserida tinggi?

Dikutip dari Health Grades , sebagian besar orang menyadari kondisi mereka mengalami kadar trigliserida yang tinggi atau sangat tinggi melalui hasil pemeriksaan darah.

Trigliserida diuji secara bersamaan dengan kolesterol total, HDL, serta LDL.

Semua itu merupakan gabungan dari lipid dan uji darah yang dikenal sebagai profil lipid.

Merujuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, tingkat kadar trigliserida dibedakan sebagai berikut:

  • Normal ketika kurang dari 150 miligram per desiliter (mg/dl)
  • Agak tinggi berkisar 150-199 mg/dl
  • Tinggi berkisar 200-499 mg/dl
  • Sangat tinggi saat menembus angka 500 mg/dl atau bahkan lebih.

Ketinggian kadar trigliserida umumnya tidak menyebabkan gejala apapun.

Maka dari itu, penting sekali untuk melakukan pemeriksaan kadar lemak darah secara berkala.

Gejala tersebut kemungkinan hanya akan timbul saat level kolesterol telah mencapai sangat tinggi yakni sekitar 500 mg/dl atau bahkan lebih.

Menurut ulasan Health Grades Trigliserida dengan kadar sangat tinggi bisa mengakibatkan pembesaran pankreas yang dikenal sebagai pankreatitis.

Anda mungkin akan merasakan pembesaran pada organ hati, meningkatnya peluang terjadinya strok dan serangan jantung, disertai dengan akumulasi lemak di lapisan bawah kulit.

Di langkah ini, Anda mungkin mulai melihat gejala-gejala dari kondisi trigliserida yang meningkat.

  • Xantoma

Xantoma merupakan kondisi yang ditandai dengan penumpukan lemak di bawah lapisan kulit. Penumpuan tersebut dapat berkisar dari ukuran yang sangat kecil hingga mencapai diameter sekitar tiga inci atau bahkan lebih besar.

Bentuknya dapat bervariasi dan kemungkinan memiliki warna kuning atau jingga.

Xantoma dapat mengindikasikan adanya kadar kolesterol atau trigliserida yang sangat tinggi dalam tubuh.

Kondisi ini umum muncul di persendian, seperti siku dan lutut, atau pada tangan, pergelangan kaki, punggung, dan pantat.

Xantoma tidak berbahaya, tetapi bisa tidak sedap dipandang.

Keadaan tersebut dapat menghilang setelah tingkat trigliserida di dalam darah berkurang.

  • Pankreatitis

Indikasi lain dari kadar trigliserida yang sangat tinggi merupakan suatu keadaan yang dikenal sebagai pankreatitis akut.

Tanda-tandanya mencakup sakit perut mendadak parah, rasa mual, muntahan, panas badan, denyut jantung meningkat, serta respirasi mempercepat.

Alkohol bisa menyebabkan peradangan pada pankreas, dan apabila kadar trigliserida dalam tubuh Anda sudah tinggi, konsumsi alkohol justru akan makin menaikkannya.

  • Indikasi Peringatan Lain untuk Kadar Trigliserida Tinggi

Gejala-gejala lanjutan dari kondisi trigliserida yang meningkat dapat mencakup pembesaran serta rasa sakit pada hati atau limpa.

Kadar trigliserida yang ekstrem bisa menghalangi aliran darah menuju jantung ataupun otak Anda.

Tanda-tanda berkurangnya aliran darah menuju jantung bisa mencakup sakit di area dada.

Selanjutnya, berkurangnya aliran darah menuju otak dapat memicu sensasi kesemutan, meriang, bingung, pandangan berkunang-kunang, ataupun migrain yang hebat.

Akhirnya, hilang ingatan pun merupakan suatu kondisi yang dapat berhubungan dengan kadar trigliserida yang tinggi.

Hilangnya ingatan, pembengkakan hati dan limpa, serta nyeri perut bisa dipicu dari kadar trigliserida di atas 1.500 mg/dl, di mana tubuh berhenti memecah lemak.

Perlu diingat bahwa Anda mungkin tidak memiliki tanda-tanda trigliserida tinggi atau bahkan trigliserida yang sangat tinggi, jadi sebaiknya lakukan tes darah lipid untuk mengetahui kadar kolesterol dan trigliserida Anda.

Senin, 07 April 2025

5 Tanda Kolestrol Tinggi Saat Pagi Hari: Apa Saja Ini?

Amoeblog - Tingginya kolesterol adalah salah satu faktor utama yang dapat menyebabkan penyakit jantung.

Zat seperti lilin dan mirip lemak yang diproduksi oleh hati ini sebenarnya penting untuk pembentukan membran sel, vitamin D, dan hormon tertentu.

Namun, ketika terlalu banyak memiliki kolesterol, kondisi ini bisa memicu berbagai masalah kesehatan serius yang bahkan mengancam jiwa.

Dikutip dari Healthline , ada dua jenis kolesterol dalam darah, yaitu low density lipoprotein (LDL) atau “kolesterol jahat” dan high density lipoprotein (HDL) atau "kolesterol baik".

Apabila kadar kolesterol LDL sangat tinggi atau kadar kolesterol HDL cukup rendah, maka penumpukan lemak bisa mengendap di dalam pembuluh darah.

Deposisi ini akan mempersulit aliran darah melalui arteri secara efisien dan mampu menimbulkan gangguan serius di berbagai bagian tubuh, khususnya pada organ jantung dengan dampak potensial yang membahayakan nyawa.

Oleh karena itu, apakah sajakah tanda-tanda kolesterol tinggi yang dialami saat baru terbangun dari tidur?

Tanda-tanda kolesterol tinggi yang terasa saat baru bangkit dari tempat tidur

Kadar kolesterol yang tinggi umumnya tidak menyebabkan gejala apapun. Namun, jika level kolesterol di dalam darah naik hingga mencapai titik sangat tinggi, hal itu bisa berdampak pada tendon Achilles di kaki Anda.

Kondisi ini pada gilirannya dapat menyebabkan gejala-gejala yang terlihat pada kaki.

Di banyak kondisi, kadar kolesterol yang tinggi cenderung memicu peristiwa medis mendesak seperti serangan jantung atau strok yang datang dengan tiba-tiba.

Keadaan tersebut timbul karena kolesterol tinggi mengakibatkan pembentukan plak yang bisa mengeraskan dan menyempitkan arteri, akhirnya berkuranglah aliran darah melalui sana.

Terbentuknya plak merubah struktur dinding arteri yang dapat menimbulkan masalah kesehatan berat.

Tes darah adalah satu-satunya cara untuk mengetahui kolesterol tinggi. Seseorang dikatakan memiliki kolesterol tinggi jika kadar kolesterol darah total di atas 200 miligram per desiliter (mg/dL).

Berikut ini beberapa gejala kolesterol tinggi yang bisa saja muncul di pagi hari setelah bangun tidur:

1. Nyeri pada kaki

Saat pembuluh darah di kaki mengalami penyumbatan, aliran darah yang kaya akan oksigen ke area lengan menjadi tertahan. Ini bisa menyebabkan rasa berat serta letih di kaki, sebagaimana dilansir dari Times of India.

Banyak orang yang memiliki tingkat kolesterol tinggi melaporkan merasakan nyeri seperti terbakar di bagian tungkai bawah mereka.

Seseorang bisa mengalami rasa tidak nyaman di area kaki manapun, entah itu paha ataupun betis. Ketidaknyamanan ini terjadi saat mereka sedang berjalan, meskipun hanya untuk menempuh jarak singkat sekalipun.

2. Kram kaki

Sakit kram di kaki ketika tertidur atau baru terbangun merupakan hal biasa akibat kadar kolesterol tinggi yang dapat menghancurkan pembuluh darah di bagian tungkau bawah.

Seringkali kram atau kejang terjadi di area tumit, bagian depan kaki, ataupun jari-jari kaki. Keadaan tersebut cenderung menjadi lebih parah ketika malam tiba dan Anda sedang tertidur.

Menaruh kaki di atas tempat tidur atau bersandar saat duduk bisa jadi solusi untuk meringankannya. Hal ini mempermudah aliran darah menuju bagian bawah tubuh.

3. Perubahan pada pigmen kulit dan bentuk kuku

Pengurangan aliran darah bisa mempengaruhi perubahan warna pada kukuh kaki serta kulit sekitarnya.

Ini terjadi lantaran sel-sel tak memperoleh asupan gizi yang cukup sebab aliran darah berkurang, sehingga mengurangi transportasi nutrisi serta oksigen.

Kulit akan terlihat bercahaya dan kenyal, sementara kuku kaki bisa membesar dan bertumbuh lebih perlahan.

4. Kaki terasa dingin

Ketinggian kadar kolesterol bisa menyebabkan kaki terasa sejuk, termasuk saat cuaca sedang panas. Hal ini merupakan tanda dari penyakit arteri periphera (PAD).

Penyakit arteri perifer (PAD) adalah penyakit kronis akibat penyempitan arteri yang menghambat aliran darah ke anggota tubuh.

5. Kesemutan pada tangan dan kaki

Kolesterol tinggi juga dapat ditunjukkan oleh tangan dan kaki yang sakit. Pasalnya, penumpukan kolesterol di arteri darah tangan dan kaki dapat membuatnya sakit saat disentuh.

Tanda lain dari peningkatan kadar kolesterol yang sering muncul adalah kesemutan di jari tangan dan kaki.

Kapan harus menemui dokter?

Dikutip dari Mayo Clinic , Asosiasi Jantung Amerika merekomendasikan agar anak-anak melakukan skrining untuk kolesterol tinggi pada usia 9 dan 11 tahun.

Skrining dapat dimulai lebih awal jika seorang anak memiliki riwayat keluarga kolesterol tinggi, serangan jantung, atau stroke.

Skrining juga dapat dimulai lebih awal jika seorang anak memiliki kondisi seperti diabetes atau obesitas.

Pemeriksaan kolesterol selanjutnya disarankan pada usia 17 sampai 21 tahun. Sesudah itu, sebagian besar orang dewasa melakukan pemeriksaaan kolesterol dengan interval antara 4 hingga 6 tahun sekali.

Orang dengan kondisi medis semacam hipertensi atau diabetes mungkin harus melakukan pemeriksaan secara berkala, apalagi jika mengalamai tanda-tandanya tersebut.

Demikian pula bagi mereka yang meminum obat untuk menurunkan kadar kolesterol.

Orang dengan sejarah keluarga mengidap kolesterol tinggi atau penyakit jantung mungkin perlu dilakukan pemeriksaan lebih rutin.