Selasa, 15 April 2025

Kebiasaan Sepele yang Merusak AC Mobil Anda

Kekrusakan Penting dari Merawat AC pada Kendaraan untuk Kesejahteraan Selama Mengemudi

JAKARTA, Amoeblog - Sistem pendingin udara pada kendaraan sangat penting untuk mempertahankan kenyamanan perjalanan, terlebih lagi di negeri dengan iklim tropical seperti Indonesia.

Sayangnya, banyak pengemudi tidak menyadari bahwa kebiasaan buruk mereka dapat memperpendek umur AC mobil.

Keunikan Negatif yang Membuat Kerusakan pada Sistem Pendingin Mobil

Gunawan, sang pemilik dari Premium 99 AC, menyatakan bahwa penyebab utama kehancuran dalam sistem pendinginan adalah karena perawatan yang tak sesuai dan penggunaan yang kurang baik.

"Beberapa hal seperti tak pernah mencuci penyaring kabin, penggunaan berlebihan pendingin udara ketika mesin dalam kondisi mati, atau biarkan refrigran habis merupakan kebiasaan yang kerap saya jumpai dan sungguh merugikan untuk sistem AC," jelas Gunawan kepada Amoeblog pada Senin (20/1/2025).

Satu permasalahan yang kerap dilupakan ialah adanya saringan kabin yang kotor.

Gunawan menyatakan bahwa situasi tersebut bisa mempersempit aliran udara, sehingga unit AC perlu beroperasi dengan intensitas tinggi agar mampu memberikan efek dingin. Dia menjelaskan, "Hal itu pada akhirnya membuat bagian-bagian seperti kompresor cenderung aus lebih cepat." Selain itu, dia juga merekomendasikan agar filter kabin diubah atau dibersihkan secara berkala, yaitu setiap antara 10.000 sampai 15.000 kilometer, bergantung pada jenis jalanan yang biasa dilewati kendaraan tersebut.

Penggunaan AC yang Bijak sangat Penting

Di samping itu, membiasakan menyalakan AC sebelum mesin kendaraan benar-benar hidup pula dapat merusak kompresor. Hal ini memiliki risiko tinggi karena komponen tersebut tak menerima pelumas secukupnya ketika mesin dalam kondisi dingin. Akibatnya, kompresor berpotensi mogok atau kering. Begitu penjelasannya.

Salah satu kebiasaan tidak baik yang kerapkali disepelekan ialah meninggalkan jendela kendaraan bermotor tetap terbuka ketika ac sedang hidup.

Ini mengakibatkan AC harus bekerja lebih keras untuk menjaga temperatur dalam kabin, dan hal itu pada gilirannya dapat mempercepat keausan komponen. Banyak orang meremehkannya, namun ini bakal meningkatkan bebannya secara signifikan. Gunawan menegaskan, pastikan jendela ter Tutup erat ketika AC dihidupkan.

Pentingnya Memantau Level Refrigerant

Gunawan juga menekankan pentingnya memantau level refrigerant secara rutin.

Kebocoran atau habisnya refrigerant tanpa disadari dapat menyebabkan kerusakan serius pada komponen AC. "Refrigerant yang habis tidak hanya membuat AC tidak dingin, tetapi juga bisa merusak evaporator dan kompresor," jelasnya.

Rutin Servis AC untuk Perawatan yang Optimal

Untuk memastikan AC mobil tetap awet, Gunawan menyarankan pengemudi untuk melakukan perawatan rutin seperti servis AC setiap 6 bulan sekali, serta menghindari kebiasaan buruk yang dapat memperpendek umur AC. "Perawatan yang baik tidak hanya menjaga kenyamanan, tetapi juga menghemat biaya perbaikan di kemudian hari," tutup Gunawan.

Dengan menjaga kebiasaan baik dan melakukan perawatan rutin, pengemudi dapat memastikan bahwa fitur pendingin ini berfungsi dengan optimal, sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman dan aman.

0 komentar:

Posting Komentar

alangkah baiknya diisi karena tulisan anda akan memberi semangat saya