Senin, 14 April 2025

Hercules Indonesia Berangkat ke Myanmar dengan Muatan 12 Ton Bantuan Hari Ini

Amoeblog Seperti yang direncanakan oleh pihak berwenang, bantuan untuk menangani gempabumi di Myanmar mulai disalurkan. Tahap awal melibatkan pengiriman Tim Aju sebagai ujung tombak. Berbagai jenis persediaan bantuan serta sukarelawan dikirim menggunakan transportasi udara menuju Myanmar. Pesawat C-130 Hercules asli Indonesia melakukan singgahan pertama di Aceh sebelum akhirnya meneruskan perjalanan ke Naypyidaw, ibu kota baru Myanmar.

Kelompok Aju terdiri dari anggota-anggotanya dengan jumlah terbatas, ditugaskan sebagai wakil pertama pemerintah Indonesia dalam menyediakan bantuan darurat bagi masyarakat yang terkena dampak gempa di Myanmar. Di samping Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), organisasi lainnya yaitu Baznas juga turut berpartisipasi dalam misi kemanusiaan tersebut. Pemimpin tim kemanusiaan yakni Kepala Biro Umum dan Protokoler Baznas Tito Kurniawan menjadi bagian penting dari Tim Aju guna mendukung para korban musibah gempa di Myanmar.

Pemimpin Baznas, Prof. Noor Achmad, mengatakan bahwa anggota tim kemanusiaan Baznas yang bergabung dengan tim Aju telah diberangkatkan oleh kepala BNPB Jakarta pada hari Senin (31/3). Dia menambahkan, “Sesudah upacara pelepasan tersebut, semua staf menjalani prosedur vaksinasi tetanus di Base Off Halim Perdanakusuma.” Langkah ini merupakan tindakan preventif untuk mempersiapkan mereka melawan ancaman penyakit saat berada di wilayah dampak bencana.

Noor menyebutkan bahwa tim bantuan manusiawi Baznas turut serta dalam Apel Kesiapan yang diketuai oleh Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan T. Acara apel tersebut bertujuan untuk mengecek kesediaan mental dan fisik semua anggota sebelum mereka berangkat menuju daerah yang terkena dampak.

Selanjutnya, pada hari yang sama di waktu petang, rombongan berlayar dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh. Rombongan ini akan menginap terlebih dahulu di Aceh sebelum melanjutkan perjalanannya ke Myanmar," jelas Kiai Noor.

Noor menginginkan agar tim kemanusian dari pemerintah Indonesia bisa menyediakan bantuan dan meredakan kesulitan para korban gempa di Myanmar. Ia juga berharap akan ada manfaat serta kedamaian untuk seluruh orang yang memerlukan dukungan tersebut.

Saat itu, Wakil Menteri Pertahanan Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan T. menyampaikan bahwa Indonesia telah mengirimkan bantuan kepada para korban gempabumi dengan kekuatan 7,7 skala Richter di Myanmar. Bantuan yang diberikan mencapai total 12 ton dalam berbagai bentuk.

Pesawat Hercules yang mengangkut rombongan Aju beserta bantuan humaniter direncanakan akan melakukan penerbangan non-stop menuju Myanmar melalui jalur udara dari Bandar Udara Halim Perdanakusuma Jakarta (HLP) hingga Banda Aceh (BNA), kemudian terbang lagi sampai Naypyidaw (NYU). Tujuan utamanya adalah untuk bertemu dengan regu penanganan darurat di tempat kejadian musibah tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar

alangkah baiknya diisi karena tulisan anda akan memberi semangat saya