Jumat, 18 April 2025

7 Alasan Mengapa Kucing Suka Tidur Berlebihan, Mungkin Menandakan Stres

Amoeblog Kucing sering dianggap sebagai hewan yang hanya suka tiduran. Padahal, kebanyakan kucing membutuhkan waktu tidur antara 12-16 jam setiap harinya.

Hal ini karena kucing membutuhkan banyak energi saat bermain atau berburu. Selain itu, kucing perlu lebih banyak waktu istirahat daripada manusia agar tetap terjaga dan fokus, meski sebenarnya situasinya aman-aman saja karena berada di dalam rumah, .

Jumlah waktu yang dihabiskan kucing untuk tidur bervariasi tergantung pada tahap kehidupannya.

Kucing kecil yang sedang tumbuh biasanya tertidur selama 20 jam setiap hari. Di sisi lain, kucing dewasa memerlukan waktu istirahat sekitar 15 jam atau lebih singkat.

Kucing lanjut usia dengan umur setidaknya 10 tahun cenderung membutuhkan istirahat yang lebih panjang daripada kucing yang masih muda. Ini disebabkan olehaktivitas mereka yang semakin menurun. Penyebab seringkali adalah gangguan kesehatan atau pengurangan mobilitas seiring bertambahnya usia.

Di samping itu, lama istirahat kucing bisa bervariasi dari satu binatang ke yang lain. Beberapa faktor seperti jenis ras, pola konsumsi makanan, serta cara hidup mereka juga turut membentuk periode tidur si kucing ini, terlebih lagi saat umurnya semakin bertambah.

Misalnya, kucing yang kekurangan stimulasi mental bisa jadi akan tampak lesu dan sering mengantuk untuk meluangkan waktunya.

Dikutip dari Pet MD , Jumat, 10/5/2024, berikut beberapa alasannya kenapa kucing sering tertidur.

Lebih banyak istirahat karena waktu tidurnya singkat.

Kucing biasanya tidak tidur dalam jangka waktu yang lama, mereka cenderung tidur singkat seperti tidur siang selama 15–30 menit tapi sering.

Hal ini karena saat tidur, kucing sering terganggu dari suara-suara lingkungan sekitar, baik manusia yang mengajak bermain atau ancaman sekitar yang tidak terprediksi.

Kebanyakan kucing cenderung mengejar lokasi yang terlindungi dari bahaya predator atau gangguan manusia. Ini dilakukan agar mereka bisa bersantai dan menyegarkan energi badan serta otaknya tanpa harus tertidur pulas.

Dengan tidur yang singkat, kucing dapat tetap siaga bereaksi secara cepat terhadap ancaman yang mungkin muncul di sekitarnya.

Untuk menghemat energi

Kucing menggunakan sejumlah besar tenaga ketika sedang mengejar mangsa, bermain, atau menyusuri area di sekitarnya. Oleh karena itu tidak heran apabila mereka memerlukan durasi istirahat yang lebih lama guna mengumpulkan kembali stamina yang telah terpakai.

Setelah terbangun dari istirahat siangnya, kucing akan siap untuk menghabiskan waktunya dengan memburu dan bermain-main dengan mainannya.

Ada waktunya saat mereka aktif

Kucing adalah hewan krepuskular yaitu aktif di peralihan hari, saat matahari terbenam atau matahari terbit. Bisa dibilang, kucing paling aktif saat pagi sekali dan malam hari.

Jika kucing tampak tidur sepanjang hari, mungkin itu karena memamg bukan waktu aktifnya. Sebaliknya, saat kucing sedang aktif adalah waktu saat manusia sedang beristirahat.

Untuk menghindari kucing mengganggu kamu tidur, berikan mainan untuk menemaninya bermain.

Bosan

Terkadang kucing tidur karena bosan. Patut diwaspadai karena kebosanan bisa sebabkan perilaku lainnya yang bermasalah pada kucing.

Contohnya adalah merusak barang, terus-menerus mengeong, dan melakukan grooming berlebihan.

Perlu menjaga kucing tetap aktif dan menghindari kebosanan. Kucing butuh stimulasi sepanjang hari seperti tempat bermain vertikal (pohon kucing, tiang garukan, dan rak kucing), mainan puzzle feeder, dan waktu bermain rutin dengan anggota keluarga.

Memperkenalkan kucingmu pada kucing lain dapat menjadi metode yang sangat baik. Ini bertujuan agar ia memiliki teman ketika kamu sibuk atau tak ada di sekitarnya. Pastikanlah proses pengenalan berjalan dengan tepat.

Stress atau cemas

Seperti halnya manusia, kucing pun bisa merasakan stres. Salah satu indikasi bahwa seekor kucing sedang stres atau cemas dapat dilihat dari perubahannya dalam pola tidurnya.

Apabila mereka memulai kebiasaan tidur yang jauh lebih lama daripada umumnya, ini bisa menjadi indikasi bahwa kucing tersebut sedang mengalami tekanan atau cemas terhadap hal-hal di sekitarnya.

Anak kucing bisa mengalami stres atau ketidaknyamanan akibat beberapa hal, misalnya adanya anggota keluarga baru dalam rumah atau pergantian rutinitas makannya.

Sakit

Apabila kucing Anda memulai kebiasaan tidur lebih lama dibandingkan sebelumnya atau mengalami pergantian pola tidur yang signifikan, hal itu dapat menjadi indikasi adanya gangguan kesehatan.

Terlebih lagi bila dia tampak lesu dan kurang aktif dari biasanya. Segera bawalah ke dokter hewan untuk mengecek kondisi kesehatan si kucingmu.

Sedang terluka

Kucing merupakan binatang yang energetik dan kerap menjalani gerakan fisik intens seperti meloncat atau bergegas dengan kecepatan tinggi. Akan tetapi, tindakan tersebut terkadang bisa memicu cedera pada otot atau ikatan penghubung sehingga kucing mesti menghabiskan waktu untuk pulih.

Di samping itu, kucing cenderung untuk beristirahat lebih lama ketika mereka menderita luka atau infeksi yang menyebabkan sistem pertahanan alamiah dalam tubuhnya harus bekerja ekstra keras.

Keadaan seperti peradangan sendi dan sakit sendi pun tak jarang dialami oleh kucing lanjut usia. Ini dapat menyebabkan kucing tersebut merasa tidak nyaman dan cenderung lebih banyak tertidur.

Apabila kucing Anda terkena kelumpuhan atau memiliki masalah dalam bergerak, sangat dianjurkan agar langsung dibawa kepada ahli hewan guna menerima diagnosa serta penanganan yang sesuai.

Dokter hewan dapat memberikan obat-obatan atau terapi fisik untuk membantu mengurangi rasa sakit dan meningkatkan mobilitas kucing agar dapat kembali aktif.

0 komentar:

Posting Komentar

alangkah baiknya diisi karena tulisan anda akan memberi semangat saya